Cuplikan Novel Kaki Langit *masih dibuat... ^^*

Angin malam yang semilir menyambut kami berdua. Aku duduk di atas pasir yang basah. Gadis itu mengikutiku, dan matanya tak lepas dari apa yang kulihat. Bintang.

"Bintangnya... bagus..." bisiknya lirih. Aku tahu dia masih sakit.
Aku memandangi wajahnya yang putih bersih diterpa sinar bulan. Di depan kami terbentang samudera luas tanpa batas. Ombak menerjang karang dengan bebas tanpa ada penghalang. Udara yang begitu dingin membuat gadis cantik itu terbatuk.

"Atau mau pulang?" bisikku khawatir. Dia menggeleng pelan. "Aku tidak tahu kapan lagi aku bisa melihat bintang seperti ini" hatiku berdesir.

Aku menyentuh air di kakiku. Dingin. "es itu hebat,," aku tahu ini tidak ada hubungannya dengan apa yang sedang kami bicarakan. Tapi aku merasa aku harus cepat-cepat mengatakan ini padanya, sebelum ia pergi. Aku merasakan tangannya menyentuh tanganku.

"Dia hebat. Ketika ada garam yang menyentuhnya, dengan sendirinya ia akan membekukan garam itu" diam sebentar. "Menjadikan garam itu menjadi bagian dari dirinya" aku menarik nafas panjang. "Tapi es itu akan keropos" aku merasakan hembusan nafasnya. Lalu dia tertawa renyah. "Aah, enggak berubah yah,, tetap aja Aliya yang suka iseng dan kreatif..." aku tersenyum. Baru kali ini aku dipuji seperti itu.

"Andai manusia seperti itu" dia memandangku dalam, entah mencari apa. "Andai mereka bisa memperlakukan orang lain seperti itu... berkorban..." isak tangisnya menyudutkan hatiku. "Manusia bukan es,," bisikku pelan. Tangisnya menyayat hatiku. "Tapi mereka bisa sedingin es" kilahnya, masih diiringi isakan itu.

Bahkan aku tak tahu masalahnya! Aku tidak mengerti, aku merasa terlalu jauh untuk menyentuhnya. Merasa terlalu aneh untuk memeluknya. Tanganku bergerak-diluar kemampuanku. Tapi ini di kaki langit.

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
90

ini bagus sekali.....
aku suka membaca cerita yang bisa membawaku berimajinasi....
tulisan ini salah satunya....

orang awam?
aku jugaaa

70

aihh...
aq bgng ttg peletakkan kalimatnya.. kyknya musti di pahami dulu ya sblm membaca?
untuk org awam spt ku sih, aq msh sedikit bgng gt.
Tp menarik juga ^^
Good Luck

80

stella,
kata2mu lumayan..^^
manis!
hehehe..
ini sinopsis belakang buku atau prolog, say?
aku suka metafor kamu..
yak, yak.. diksimu melesat jauh.. :D

---------------
----
Ikutan KUIS TAHUN BARU yuuk, hadiahnya oke lho!, klik aja:
KUIS TAHUN BARU

70

sbg cuplikan sih cukup menarik, tapi entahlah jika lebih banyak lagi. aku sendiri pengen bikin novel blm bisa juga.

70

Kalo itu draft novel, sepertinya perlu lebih memperhatikan EYD lagi ya..
terus, pengaturan dialog tuh. Saya bingung aja karena dialog dua orang digabungkan dalam satu paragraf.
Kalo isi cerita nggak bisa komentar banyak, karena hanya cuplikan. tapi sepertinya sih konfliknya lumayan.
Salam kenal yah..

70

aku bingung ngasi kommennya. ini cuplikan bagian awal atau tengah?

kenapa ga prolognya aja?

ayo semangat!

60

Bisa kasih comment kalo postingnya lebih dari ini. Mungkin bisa posting untuk bab awalnya.

O iya, dari cuplikan ini, mungkin peletakan dialognya perlu diperbaiki.

70

Mmm, oke. Menurutku tanda baca dan susunan kalimatnya perlu sedikit diperbaiki.

Tapi selain itu, dialognya menarik, meski menurutku (lagi) perlu sedikit penekanan tentang apa-apa yang dimaksudkan.

Gimana kalo coba baca satu novel dan perhatiin penyusunan kalimat di dalamnya?

Hmm, sayang cuma cuplikan.