Semangkuk Sup Cinta

Semangkuk Sup Cinta

Teks. Edo Wallad

Semangkuk sup berisi macaroni dan kaldu ayam Ana siapkan untukku. Ana memang sangat pandai membuat sup. Atau mungkin dia hanya bisa memasak sup? Aku tidak pernah tahu. Karena semenjak aku mengenalnya dia hanya pernah menyiapkan sup untukku.

Tapi setiap kali ia menyiapkan sup untukku. Aku jadi lapar. Lapar sekaligus dahaga langsung hilang dengan sup buatannya.

Terkadang Ana membuat sup dengan macaroni yang berbentuk alphabet. Lalu dia menyusun kata-kata;

Juan…I love you!

Dan itu adalah sup terenak yang mulutku pernah rasakan. Bukan saja memuaskan lapar dan dahaga, lebih hebat lagi sup itu seperti narkotik. Penyembuh segala rasa sakitku. Dan aku segera adiksi pada sup Ana.

Aku menagihi sup buatan Ana.

Pernah Ana membuat sup bukan untukku. Saat itu aku marah bukan main. Padahal sup itu dia buatkan untuk adiknya yang sedang sakit typhus. Tapi aku tetap marah. Aku tak mau mengalah. Sup buatan Ana cuma boleh dinikmati aku.

*****
Hari ini Ana kembali memasak di dapur. sejak tadi pagi dia sudah berkutat dengan bumbu-bumbu yang dia beli di Ranch Market.

Aku membayangkan sup Ana. Mulutku sudah dipenuhi liur dengan hanya membayangkannya. Sudah jam 11.30 mestinya sup itu sudah matang dan siap dihidangkan. Wangi daging sapi mengaromai apartemenku.

*****
Sekarang jam 13.30, dan Ana belum juga beranjak dari dapur. Tapi wangi daging sapi itu semakin menyengat, juga oregano serta bay leaves. Apa Ana membuat sup sapi istimewa? Sehingga dia perlu waktu yang lebih lama mempersiapkannya untukku? Atau daging sapinya keras, sehingga butuh waktu lama untuk mengempukkannya?

*****
Kini jarum kecil di jam sudah jatuh ke angka tiga. Aku benar-benar sudah tidak sabaran. Aku menyusul Ana ke dapur.

Tidak ada sup di meja hidangan. Yang ada hanya panci ajaib hadiah pernikahan dari ibuku yang mengeluarkan asap.

‘Kamu masak apa sih? Dari tadi gak jadi-jadi?’
‘Aku lagi coba buat oxtail stew. Daniel, anak om Robby tetangga sebelah rumahku, baru pulang dari Amerika. Dan malam ini mereka mengadakan sebuah pesta kedatangan dan mengundang kita. Kebetulan aku baru dapet resep dari Mama. Aku coba bikin deh. Cicipin dong Ju, apa bumbunya sudah pas?’

Aku cuma ngeloyor tanpa berkata-kata. Pergi dari dapur. Harapanku buyar. Ana tidak membuatkanku sup untukku.

Hari itu aku benar-benar kecewa pada Ana. Dan aku habiskan makan siang dengan makan gado-gado di warung sebelah bawah apartemenku.

Gado-gado itu enak. Tapi aku lagi mau sup buatan Ana. Semangkuk sup yang dibuat dengan cinta. Dan sup cinta Ana hanya aku yang boleh menikmati. Aku mengambil telepon selularku dan menelepon ke kamar.

‘Buatkan aku sup…’

*****
//semangkuk sup cinta

supaya sup cinta ini tetap hangat untuk kita
simpan dia di tempat yang benar-benar tertutup
jangan biarkan tersentuh tangan-tangan selingkuh jahil
dan jangan jahil membiarkannya dicicipi godaan orang lain

lalu
bila dia sudah mulai dingin
jangan lupa hangatkan dengan api rindu
kecil
hangat-hangat gemas kuku
ketika mulai membara bergejolak,
matikan api nafsu
lalu kita nikmati selagi hangat
hidangkan di mangkuk kesetiaan cantik

semangkuk sup cinta
kuhidangkan untukmu//

:K

Read previous post:  
Read next post:  
Writer Nine
Nine at Semangkuk Sup Cinta (4 years 8 weeks ago)
100

Hmm unsur komedinya kurang nendang bang, tapi saya suka sama puisi/sajak/prosa (saya ngak tau itu apa) di akhir cerita (Y)

Writer v1vald1
v1vald1 at Semangkuk Sup Cinta (12 years 15 weeks ago)
60

Oh gitu, ada misi satire? Kok gampang terabaikan ya? Karena metode menulisnya terlalu indah tuk dibaca sebagai satire. Terlalu liris, terlalu mendayu. Kalo dah gitu; gw spt dipaksa mendengar lagu yang stop di refrain; trus gak nyambung lagi. Kayak -maaf- defekasi yang diberhentiin sebelum cespleng!

Writer splinters
splinters at Semangkuk Sup Cinta (12 years 19 weeks ago)
60

lho, lho, lho, kok udahan? nyoba nge-scroll lagiii ah ... hwa, kok nggak gerak2 ... lho, beneran udahan nih ceritanya?

Writer neko no oujisama
neko no oujisama at Semangkuk Sup Cinta (12 years 23 weeks ago)
60

Temenya itu sup nya ato Ana nya yah???

Writer meier
meier at Semangkuk Sup Cinta (12 years 24 weeks ago)
60

Tulisannya nyaris sempurna kalau saja bahasanya tidak terlalu berlebihan. harusnya tulisan senikmat sup buatan ana...
point lebihnya adalah cara menutup tulisan ini.indah...

Writer edowallad
edowallad at Semangkuk Sup Cinta (12 years 24 weeks ago)

ana setubuh alias satuju dengan antum 100%

Writer mansour
mansour at Semangkuk Sup Cinta (12 years 24 weeks ago)
50

ana melihat cerpen antum adalah kretik tuk semua orang tuk slalu menjaga sebuah kesetiaan,di tengah murat maritnya kehidupan yg semakin glamour.ya memang benar skrang kesetian banyak tergadai.aku bsa melhat krtik itu lewat bahasa"JANGAN SAMPAI TERSENTUH TANGAN2 JAHIL"OK TERUS BERKREASI DAN BERKREASI

Writer KD
KD at Semangkuk Sup Cinta (12 years 24 weeks ago)
30

sepertinya buat cerita ini bukan untuk dibaca oang lain

Writer Acip S
Acip S at Semangkuk Sup Cinta (12 years 24 weeks ago)
60

saya ngerti inti cerita ini mau ke mana. Bahasanya juga santai n mudah diikuti. BTw simpel banget, yaks...? Bagian depannya juga datar n kurang mengentak..
Konfliknya juga sudah umum terjadi. Tapi good enough lah...