Ku persembahkan kepada gadis terindah dalam hidupku yang menghilang entah dimana...
(tolong komentarin skalian ya..temen2, maap klo kliatannya kayak puisi, tapi bagiku ini adalah kisah cinta terindah yg prnah kubuat)
(part o1)
Gadis itu...
Ia berjalan anggun, senyumnya tuk senyumku
kesempurnaan hati memancar dari kesempurnaan fisik
kuhentikan waktu tuk sekedar menatap wajahnya
melihatnya tertawa bersamaku, tawaku bersamanya
Ia tidak seharum mawar, tidak seputih salju
Dan tidak seindah mawar putih bagi yang lain...
Tapi ia terindah teristimewa bagi hatiku
Sebagaimana Mawar Putih, lambang 'Cinta Suci'
Ia temani ku melangkah, meski tak terikat
Cahaya berbinar dari wajah cerianya, untukku
suaranya halus lembut, menyentuh benakku
menghanyutkan roh-ku disetiap waktu
Ia ajari ku tawa dalam indah dunia tercipta
Membuatku takjub kala memandang purnama
Menari-nari dalam mimpi bersama pelangi
dan menunjukkan hitam putih dunia fana
Fana. Sang waktu tak menunggu, menjemputku
Menjeratku dalam lingkaran setan dibawah dunia
menghapus bayangan mawar putih yang cahayaiku
meredup, hilang perlahan hingga ku sendiri
Terpikir saat terakhir ku tatapnya muram
matanya mengerjap meneteskan air mata
Pergi bersama cerita indah & cinta suci
Tapi ia 'kan tetap jadi mawar putihku
***
Kini ia tinggalkan sekam didalam dadaku, keinginanku
Rasa cinta yang terdalam, mencabik hatiku
Wajahnya senantiasa terlukis di setiap mimpiku
menjadikanku enggan tuk terjaga walau saatnya
Ia gadis itu... Ia Mawar Putih
Tak mampu kutahan jerat lingkar setan ke Neraka
Tapi ku takkan bertahan tanpa mawar putih
Setiap jilatan api tak lebih panas dari sekam di dadaku
sekam yang tertinggal karena cintaku, Mawar Putih
Raungan dan Geraman menggelegar didadaku
Kularikan diri dari dunia bawah itu untuknya
ku tahan magma yang mengalir di punggungku
dan kuabaikan panah-panah api yang menembus kakiku
Selama dadaku tak terluka, hatiku aman di dalamnya
bersama sungai-sungai cinta mengaliri tubuhku
seiring waktu, lindungiku dari seringai setan
Kekuatan cinta tersuci, meruntuhkan Neraka
Cahaya Cinta Mawar Putih berkilau dari hatiku
menembus ragaku yang samar, lenyapkan bayangku
Ku terlahir kembali, bermandikan kilau purnama
Untuk Cintaku pada Mawar Putih, ku kembali pada Dunia
***
Kini kujejaki kembali dunia, untuknya
kembali dalam kefanaan penuh derita
kuhancurkan batasan langit meski mustahil
Untuk dirinya, untuk Mawar Putihku
Terpancar cahaya dari langit ke tujuh,
menerangi hati setiap insan, menunjukkannya
tapi tetap tak kutemukan yang terindah-ku
meski cahaya membias disetiap langkah
Teringat saat kugenggam jemarinya
tersimpan surat yang diukir cinta, untukku
matanya berlinang, langkahnya mengayun pergi
Kusadari ia sadar akan waktuku
Teringat saat kuredam siksa di Neraka
batinku selalu bersamanya, dengan kontak Cinta
Mengiringi nada-nada indahnya, air yang mengalir
seakan memadamkan api Neraka yang membara
Dan kini saat kususuri kembali jalanku,
tak setitikpun bayangnya terlihat
selain ingatan di setiap mimpiku yang indah
dan juga membakarku di setiap titik Cinta
Yakinku ku tlah kembali pada dunia fana
tapi tak yakin akan jasadku, akan masa
dunia terlihat bukanlah lukisan terdahulu
wajah terlihat bukanlah ingatan yang hilang
dan Mawar putihku tidak disini
***
Derita ini tak dapat kubendung lagi,
tapi jeruji dunia membatasi diriku dan ia yang entah dimana
memutuskan tali cintaku, lenyap bersama waktu
mewarnai malamku dengan hitamnya cinta
ku Mencoba lupakan senyum abadinya dari memori
ku Mencoba hentikan cahayanya yang terangi hatiku
ku Mencoba hancurkan belenggu pengikat cinta kami
meski sia-sia...
Kini apa yang ku bisa?
hanya meredam siksa yang tebatas
dan mengingat bersama waktu yang berlalu
bersama mawar putih, bersama Cinta Suci
***
Tag:











