Kisah Bagian 3: Giganium

“Bagaimana tidurmu? Nyenyak? Ingin teh?” Sonia hanya berpaling sekilas ketika seorang gadis tiba di dapur dan menyapa orang-orang di tempat itu dengan ucapan selamat pagi. Selanjutnya, Sonia menuang teh ke dalam dua buah cangkir.

“Agak baikan...,” sahut Gaya. Ia merangkul dirinya sendiri. Hingga pagi ini, tubuhnya yang dibalut setelan tidur milik Sonia itu masih terasa remuk. Masih agak sakit apabila digerakkan. Setidaknya, masih lebih baik daripada semalam. Ia harus bergerak dengan tubuh bagai kerangka besi kekurangan pelumas. “Apakah itu teh hangat? Bolehlah....”

Rating

34
points
Views: 309 reads
Comments: 5
Rating:
56.6667

Favorites

You have to login to access this feature click here

Report this

You have to login to access this feature click here

Read next posts

Be the first person to continue this post
Writer addang13
addang13 at Kisah Bagian 3: Giganium (2 years 22 weeks ago)
50

Weq...

Makin berat aja. Sekarang jadi 59 kb

Writer Bamby Cahyadi
Bamby Cahyadi at Kisah Bagian 3: Giganium (2 years 31 weeks ago)
90

Gaya menjeling.... aku baru dengar nich istilah menjeling hehe.
Ceritanya lumayan panjang, tapi menarik. Walau bikin mata agak silau sepet, tapi kepenatan mata tertutupi dengan alur cerita, banyak dialog.
Saran: Lebih nyaman baca bukunya! (emang udah ada bukunya ya?)

Writer Alfare
Alfare at Kisah Bagian 3: Giganium (2 years 31 weeks ago)
60

Oooke. Sekarang ceritanya malah lompat.
Kembali, aku ngerasa ada bagian2 yang enggak perlu dincantumin ada dan bagian penjelasan yang kayaknya perlu enggak ada.

Writer miss worm
miss worm at Kisah Bagian 3: Giganium (2 years 32 weeks ago)
70

Cangkir itu Sonia sodorkan pada Gaya. Sementara satu cangkir lain, ia unjukkan pada Ilyas dan sisanya untuk ia nikmati sendiri. Ake dan Ikam yang juga ada di dapur tidak mendapat jatah, karena mereka sibuk sebagai juru masak. <<< apa yak pentingnya kalimat2 itu di sana? kalau diedit sepertinya hidup tidak berakhir. pantas sampai 5000 kata.

hei, don't get it wrong. saya suka kok tulisan panjang, buku tebal, selama mereka layak panjang (toh royalti bertambah pula).

a little editing will do (menurut saya).

dan, kalau untuk sci-fi ... sila baca tulisan adrian achyar atau maximillian. mereka bagus untuk genre itu.

Writer rhe_91
rhe_91 at Kisah Bagian 3: Giganium (2 years 32 weeks ago)
70

duh aku kurang suka sci-fi...
tapi untuk 5 ribu kata yang memenuhi layar monitorku....aku titip point aja.