Pada suatu hari di negeri para monster, dua monster gemuk bersaudara memasuki pintu berukuran raksasa. Boks neon besar bercahaya pucat dengan tulisan 'Monster’s Bar, Just for Monsters!' bertengger miring di atasnya. Kedua monster ini berjalan serampangan menuju sudut ruangan, meninggalkan jejak kaki berlendir di lantai.
Cyber_Jar_Review:
Sarat moral^^: 5pts
Monster vs manusia: 3pts
Deskripsi bagus: 3pts
Perasaan gak ada horornya, lebih mirip thriller: -2pts
Total points: 9pts^^
bagus...cara pandang monster-makhluk yang dikenal menjijikan-terhadap manusia yang ternyata dengan bentuk fisik yang sempurna lebih menjijikkan daripada monster...aku suka ansumsi itu...
mantap.
Awalnya kukira ini cerita bersambung, ternyata bukan ya? Benar-benar menarik, cerita saya sih kayaknya ga akan bisa nyaingin cerita kamu, tapi coba baca deh, dan kasih kritiknya ya... TheRohriant(part01-02)
Awalnya lucu tapi serem juga membayangkan adegan2 pembunuhan di akhir-akhir cerita..
Gw suka banget dialognya.. kayanya monster2 udah desperate dan tertindas banget sampe segitunya. rasanya lucu ngebayangin monster ngebicarain perang sipil..
KAlo dibikin kelanjutannya aku tau judul yang pas: Perang Kemerdekaan Monster dan Deklarasi Monster
hege, ayo buatlah novelnya, aku akan membelinya... bilang ke gramed, udah ada satu calon pembeli yang akan memaksa seluruh member kemudian untuk membelinya . hehehehe
sebaris komentar sudah kuberikan di thread fantasi kita, hege...
dan untuk di sini, cukup kukatakan:
well done!
awal yang menarik, penulisan yang lancar, dan akhir yang membuat gigit jari. hihihi...
I remember the day when I saw you
Under the big tree
In the heart of the park
You sat alone with your guitar
a sweet moment, it was
The wind t ... lanjut baca
Situbondo, 7 Januari 1996, seorang wanita setengah baya bernama Ningsih Prasetia (56) melaporkan penculikan atas kucingnya ‘Mayang’ ke kantor poli ... lanjut baca
Tiga ekor kodok sehat dengan pipi merona merah sedang bersantai selonjoran di pinggir kolam. Mereka adalah kodok-kodok yang luar biasa beruntung, kali ... lanjut baca
Ratusan wajah bertebaran di sekeliling saat aku melangkah di koridor menuju ruang keluarga. Potret-potret bersejarah dalam pigura kayu menempel di sep ... lanjut baca
Leusian, 167 juta tahun cahaya dari planet Biru
Aku duduk di atas batang kayu pohon nardit dengan ujung kaki menyentuh air. Harum semerbak bunga-bu ... lanjut baca
Aku belum memasang sebagian besar kancing kemeja putih ini ketika ponsel di atas meja bergetar. Tak sempat meraih sisir, kujawab dan suaramu yang mani ... lanjut baca
Aku ingat sedang berdiri tepat di bawah pohon ini sembilan tahun yang lalu. Aku sedang mendongak ke atas, memerhatikan bonggol-bonggol kayu tua dan ju ... lanjut baca
Aku ingat sedang berdiri tepat di bawah pohon ini sembilan tahun yang lalu. Aku sedang mendongak ke atas, memerhatikan bonggol-bonggol kayu tua dan ju ... lanjut baca
Headnote:
*Pla-Veoz: kendaraan berupa telur dengan tinggi kira-kira tiga meter, berjalan dengan kaki-kaki robotik.
*GAG: all in one device, biasan ... lanjut baca
Pria itu mendesah lagi, kedua tangannya yang pegal kembali merapikan semua kertas-kertas dan buku catatan, kemudian menumpuk selusin kamus berbagai ba ... lanjut baca
Akhirnya dramatis. Gx seru ah!
Kan kasian tuh monster!
Dikurangi satu point karna ending tidak sesuai perkiraan XD
wkwkwwwkkk.. bcanda2
Keep going!
-zhang-
great
Cyber_Jar_Review:
Sarat moral^^: 5pts
Monster vs manusia: 3pts
Deskripsi bagus: 3pts
Perasaan gak ada horornya, lebih mirip thriller: -2pts
Total points: 9pts^^
prematur.
apa ini
kamu bisa menulis yang lebih bagus dari iniiii
bagus...cara pandang monster-makhluk yang dikenal menjijikan-terhadap manusia yang ternyata dengan bentuk fisik yang sempurna lebih menjijikkan daripada monster...aku suka ansumsi itu...
He he he. Lucu. Top deh :D No comment!
Guys, please read my poems & stories at K.com ^_^
good for ya.
combining fiction, politik ambek bla bla blah...
but too simple
but i like that
tee hee
iseng ah..
wkwkwkw
lanjutannya disini toh?
ternyata begitu endingnya. lucu..,
mantap.
Awalnya kukira ini cerita bersambung, ternyata bukan ya? Benar-benar menarik, cerita saya sih kayaknya ga akan bisa nyaingin cerita kamu, tapi coba baca deh, dan kasih kritiknya ya... TheRohriant(part01-02)
Wah. Kesimpulan akhirnya agak gimana gitu...
Tapi bagus kok.
tapi endingnya gak sreg buat gw, terlalu simple..
mungkin karena ceritanya juga udah simple yak
Dasar pembunuh!!! LOL!
Awalnya lucu tapi serem juga membayangkan adegan2 pembunuhan di akhir-akhir cerita..
Gw suka banget dialognya.. kayanya monster2 udah desperate dan tertindas banget sampe segitunya. rasanya lucu ngebayangin monster ngebicarain perang sipil..
KAlo dibikin kelanjutannya aku tau judul yang pas: Perang Kemerdekaan Monster dan Deklarasi Monster
lancar dan beres
Nama monsternya cukup manis untuk ukuran manusia, Zchuib dan zeze. Kesannya imut-imut ya.
hege, ayo buatlah novelnya, aku akan membelinya... bilang ke gramed, udah ada satu calon pembeli yang akan memaksa seluruh member kemudian untuk membelinya . hehehehe
Waa.. hege!
endingnya bikin aq ketawa!
setelah semua keseriusan itu.. hehehe
sebaris komentar sudah kuberikan di thread fantasi kita, hege...
dan untuk di sini, cukup kukatakan:
well done!
awal yang menarik, penulisan yang lancar, dan akhir yang membuat gigit jari. hihihi...
...diriku pun suka ini!!
you're back! the old Hege. i like this one :D