Tabuhan gendang dan teriakan para penari selimuti malam yang dingin. Penari-penari mulai memainkan sebuah tarian lagi. Tarian ceria, yang mengisahkan pertemua sepasang anak manusia. Teriakan bersahut-sahutan para penari bagaikan lagu yang mengalun.
the male cat is here... heheh...
komentar teman2 yang lain sudah banyak di bawah, dan aku hanya menambahkan sedikit.
menurutku, alur dan plotnya sudah cukup jelas, namun memang, ini belum menjadi bentuk cerita yang utuh, masih lebih mirip 'outline' atau garis besar cerita, dan itu tampak di bagian tengah hingga akhir yang terburu-buru, walaupun sudah dibuka dengan pembuka yang cukup menarik.
barangkali dikau hendak bereksperimen, aku punya usul susunan adegan seperti ini.
adegan pembuka pas pernikahan tetap, tinggal diperhalus saja.
adegan kedua adalah adegan malam diar dan atik. hahaha... bisa, kan?
adegan ketiga adalah dialog keras diar dan pemuda kampung, hingga ia digelandang ke rumah ketua adat.
adegan keempat berupa penyesalan diar, tunjukkan pada pembaca sejauh mana dia sebenarnya mencintai fairus.
adegan kelima adegan malam lagi. hehehe... eh, enggak ding... terserah kamu.
cerita lokal yg cukup menarik ... tapi sayang masih terlalu terlihat terburu-buru, akhirnya banyak terjadi kesalahan penulisan dan perlu banyak edit di susunan kalimatnya.
secara alur, cerita ini sudah mantap .. tapi deskripsi dan karakteristik dari tokoh masih kurang terbentuk dengan baik
tapi tema dan penuturan cerita ini sudah cukup baik ... salut buat Cat
pada alenia pertama itu kurang diperjelas dengan kata-kata "penari itu", maksudnya penari itu siapa, apa yang dimaksud penari pesta pernikahan dll, kalo ia tetap ajakan orang akan bertanya maksudnya penari apa ini, intinya jika kita menyebutin sebutin duli si A dan seterusnya menggunakan kata-kata itu pasti orang akan paham siapa yang dimaksud dengan kata-kata "itu"
oke, oke cat!
siip..
aku suka deh dengan gaya ceritamu.. heuheu..
aha The Male Cat sukanya adegan malam, yu huuu...
Cat, akur ma teman2 yg lain, beberapa penulisan ada yg salah. Sampe sangar jadi sanggar juga
Slow down baby, ga usah buru-buru..
eh, Cat mo pinjem otak?? Otak nanas mau? tarif sewanya bisa nego kok, hi hi..
Aq suka cerita ini Cat, kalo mo diperpanjang ato disambung2 bagus juga. (hayyah2 kayak sinetron Indonesia aja, dipanjang2in)
Bagus2, semangat ya Sist..
miawww..
thx atas saran n kritiknya.
To : Mirza n Ayu, Cat akan mencoba mengedit lagi. Tp otak cat uda buntu hikz .. ade yg mau pinjemin otak?? Sewa deh.
To Villam, Kok the male cat? Adegan malam? senengnya adegan malam ya??
Tar cat coba obok2 lagi deh. Diramu dengan ramuan baru, baru di sembur.
Buat yg lain terima kasih sudah memberi saran.
To Teh mira tercayang, Cat lagi error nih!!
Puisi Cat : Kokoh namun musnah juga!!!
Cerita terbaru Cat 100 kata : Hari ini jiwaku melayang!!!
Cerita terbaru Cat : Petualang Malam!!!
Cerita terbaru Cat : Lokalitas = pundak-pundak pemikul tanggung jawab!!!
the male cat is here... heheh...
komentar teman2 yang lain sudah banyak di bawah, dan aku hanya menambahkan sedikit.
menurutku, alur dan plotnya sudah cukup jelas, namun memang, ini belum menjadi bentuk cerita yang utuh, masih lebih mirip 'outline' atau garis besar cerita, dan itu tampak di bagian tengah hingga akhir yang terburu-buru, walaupun sudah dibuka dengan pembuka yang cukup menarik.
barangkali dikau hendak bereksperimen, aku punya usul susunan adegan seperti ini.
adegan pembuka pas pernikahan tetap, tinggal diperhalus saja.
adegan kedua adalah adegan malam diar dan atik. hahaha... bisa, kan?
adegan ketiga adalah dialog keras diar dan pemuda kampung, hingga ia digelandang ke rumah ketua adat.
adegan keempat berupa penyesalan diar, tunjukkan pada pembaca sejauh mana dia sebenarnya mencintai fairus.
adegan kelima adegan malam lagi. hehehe... eh, enggak ding... terserah kamu.
duh, sori ya aku ngelantur...
miaaawwwrrr...
lokalitas oh lokalitas...
Ide bagus tapi cerita kurang mulus.. Biar mulus maka pake penghalus.
...kata mirza, terlalu terburu-buru hingga terjadi banyak kesalahan penulisan^^. Tapi saya suka dengan tema yang diangkat.
Mungkin diedit lagi, cat? Biar alur mengalir halus dan dapat tergali dengan mantap :D
cerita lokal yg cukup menarik ... tapi sayang masih terlalu terlihat terburu-buru, akhirnya banyak terjadi kesalahan penulisan dan perlu banyak edit di susunan kalimatnya.
secara alur, cerita ini sudah mantap .. tapi deskripsi dan karakteristik dari tokoh masih kurang terbentuk dengan baik
tapi tema dan penuturan cerita ini sudah cukup baik ... salut buat Cat
mari terus belajar dan berkarya
-marimenarikata-
Ide ceritanya bagus,,
but
ad yg kurang nampol dech kyna, tp ak jg bingung bagian yg mana =p
nice story =)
Bikin cerita lokalitas juga akhirnya.
Temanya menarik, tapi kayanya kurang 'Cat' deh, gak sehalus biasanya nih. Bikin-nya buru-buru kah?
-ke lima, dibibirnya, didalam pelukannya- gak tepat penulisannya^^
Semangat Cat!!!
Akan lebih komplit kalau ada dialog. Karena cerita ini yang bertutur bukan si Diar.
pada alenia pertama itu kurang diperjelas dengan kata-kata "penari itu", maksudnya penari itu siapa, apa yang dimaksud penari pesta pernikahan dll, kalo ia tetap ajakan orang akan bertanya maksudnya penari apa ini, intinya jika kita menyebutin sebutin duli si A dan seterusnya menggunakan kata-kata itu pasti orang akan paham siapa yang dimaksud dengan kata-kata "itu"