Aku ingin rinduku terus nyala
Dalam beku udara yang senantiasa menyelimutimu
Aku ingin kelembutan itu kau rasa sepanjang hidupmu
Hingga tak kan pernah kau lupakan aku
Aku ingin diriku membatu
Di satu sisi hatimu
Yang tak kan terjangkau oleh siapa pun
Selain engkau seorang saja
Aku ingin
Diriku dan dirimu menyatu dalam kitab sejarah hidupmu
Tertulis abadi
Hingga datang suatu masa
Segalanya harus kita pertanggungjawabkan di hadapan-Nya
Samarinda, 12 Februari 2007
Rating
86
points
Views: 442 reads
Comments: 11
Rating:
Comments: 11
Rating:
Favorites
You have to login to access this feature click hereFlag
You have to login to access this feature click hereRead next posts
Be the first person to continue this post
Delicious
Digg
StumbleUpon
Propeller
Reddit
Furl
Facebook
Google
Yahoo
Technorati
keren banget mbak :d
mengalir begitu saja,walau di ulang-ulang bacanya tetep enak
salam
51-374
MAAF,ijin ngopy buatngegombal
Thanks
wich keren jez
tegas, cerdas dan tangkas !
bagus dech....semangat berkarya ya..!!!
Assalamu'alaikum
Diksi yang kuat dan manis sekali.
Salut.
mampir ke sini Pengumuman untuk Kemudianers Samarinda, tolong sampaikan ke K-ners Samarinda yang lain ya.
Kerennn dah
plok-plok-plok!!!
puisinya bagus...ngalir...
en terasa banget aliran jiwa-mu.
selamat!
adik telah memiliki cinta yg bersifat natural : MEMBERI.
mungkin adik sudah merasakan bahwa MEMBERI=MENERIMA jua...:)
( cukup jarang kutemui cinta mengalir dari jiwa seperti adik)
gimana apa mau JOINAN nulis buku ama aku? kontakku : waktunya_merilis@yahoo.com
salam.
puisi keren!
peleburan atau kepasrahan memang tipis bedanya..
till death do us part...?
:)
kata - kata yang sederhana tetapi menyiratkan kesanggupan yang besar..