Jangan Berharap Padaku, Teman!

Teman merupakan orang yang akan selalu ada untuk kita disaat senang dan sedih.
Teman merupakan penyemangat diri kita yang akan selalu percaya dan mendukung kemampuan yang kita miliki.
Teman merupakan orang yang akan selalu berada tepat di belakang kita disaat orang lain pergi meninggalkan.
Kriteria teman diatas merupakan tumpuan harapan setiap orang terhadap temannya…

Tolong jangan berharap terlalu tinggi padaku, teman.
Bila aku tak dapat memenuhi semua harapanmu itu…
Tolong jangan kau katakan bahwa aku bukan teman sejati…
Bukan teman yang setia…

Ada saatnya kamu pun seharusnya mengerti…
Aku bukan engkau… begitupun juga engkau, engkau bukan aku…
Namun tetap yang sama dari kita. Kita manusia!

Mungkin kita harus sama-sama belajar untuk saling mengerti satu sama lain…
Agar aku dan engkau mengetahui semua polah laku kita berdua

Terkadang kita hanya bisa meminta mereka untuk mengerti akan kita, namun kita lupa untuk berlaku sebaliknya.
Untuk sekedar agar kita tahu akan batas dimana ego kita masing-masing…

Oleh karena itu kuminta padamu, teman…
Jangan terlalu berharap padaku…
Mari kita saling memaafkan ego kita itu…

Nb: Sudah saatnya kita untuk tidak terus menerus menuntut orang lain untuk mengerti keadaan kita, untuk terus menerima ego kita. Tapi, mulailah memahami dari diri sendiri, sikap terburuk apa yang kita miliki yang akan menyakiti orang terdekat. Perbaikilah itu dulu.
Menaruh harapan akan sesuatu tentu akan menumbuhkan semangat dan rasa positif dalam diri, tapi jangan menaruh harapan terlalu tinggi pada orang lain bahkan pada orangtua. Karena mereka hanya manusia biasa seperti kita yang sering kali berbuat khilaf, bila kita menaruh harapan begitu tinggi pada orang lain maka ketika orang tersebut tidak sesuai dengan harapan-harapan tadi akan menjadi suatu kekecewaan besar pada diri yang mungkin akan membuat kita merasa telah kehilangan segalanya.
Berpeganglah pada sesuatu yang kekal dan yang tidak akan meninggalkan kita, walau disaat kita lalai. Dialah Sang Pemilik Kuasa akan diri kita dan semestanya.

Rating

51
points
Views: 216 reads
Comments: 8
Rating:
63.75

Favorites

You have to login to access this feature click here

Flag

You have to login to access this feature click here

Read next posts

Be the first person to continue this post
Writer fleurdelir
fleurdelir at Jangan Berharap Padaku, Teman! (1 year 51 weeks ago)
70

[b] fiiuhhh.....
sedikit teringat masa2 genkQ ampir buyar neeeh....
:S
anyway...
juz be urself, itu intinya :D

aq psting cerpen.. giv commen yaw!

60

inilah sebenarnya untaian kata yang hendak didengarkan. maka dengarkanlah.

70

bgus cerpennya, salam kenal ya

Writer zera
zera at Jangan Berharap Padaku, Teman! (2 years 15 weeks ago)
50

Mengandung makna yang bagus. Cara penulisan juga bagus. Ya sepantasnya kita mencari jati diri, karna tidak selamanya kita bergantung sama orang lain. Terus berkarya kawan....

Writer -riNa-
-riNa- at Jangan Berharap Padaku, Teman! (2 years 15 weeks ago)
50

Mungkin NB nya memang harusnya diabung aja. Soalnya malah jadi seperti tulian di blog.

keep writing...^_^

Writer Ari_rasya
Ari_rasya at Jangan Berharap Padaku, Teman! (2 years 21 weeks ago)
70

Btw Nb-nya kok panjang amat ya?? Knp gak dgabung d tulisannya aja...

Keep writing ^_^

Writer erika
erika at Jangan Berharap Padaku, Teman! (2 years 21 weeks ago)
60

duh jadi ge-er nih...*nyum senyum*

Writer mIzz_cuTe
mIzz_cuTe at Jangan Berharap Padaku, Teman! (2 years 21 weeks ago)
80

kkeeerrrrreeennnzzzz.........