Cinta dan Waktu

50
points

Setiap pagi embun datang membawa kesejukan dan kedamaian Bersamamu kedamaian itu ada setiap saat, Terlintas pernah terdengar? Kata-kata itu dilontarkan Agus kepada Lani ketika Agus mengajaknya berjalan saat fajar mulai menjelang (Film Jomblo).

Saat cinta bermula waktu menyembunyikan diri dan menepi entah dimana
Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jum'at, Sabtu, Minggu semua sama tidak ada I hate Monday, tidak ada friday I'm in love, tidak ada weekday dan weekend.

Tiba-tiba waktu kembali melaju dan menampakkan batasnya, hari-pun menjadi semakin berbeda.
Masih bersamamu!!!

Tak ada lagi datanya embun indah bersamamu. Menipis, menipis dan hilang.

Puih, kedamaian dan kesejukan buyar dan tak pernah lagi menyertaiku memulai pagi.
Tersadar bahwa cinta mulai memudar, entah punyaku atau punyamu?

Semua berjalan begitu cepat hingga satu pertanyaan muncul di benak.
Adakah cintamu dan cintaku masih bisa bersatu?
Apakah embun harus tergantikan oleh bintang?
Mungkinkah cinta akhirnya kalah dengan logika?
.........................................
.........................................

Ternyata bukan satu pertanyaan, maaf tapi semua ini membuatku terguncang hingga kehilangan pegangan. Karena kamu, karena kamu begitu berarti untukku; untuk, jiwa, untuk raga, untuk hidup dan untuk matiku.

Your rating: None Average: 6.3 (8 votes)
dikirim roseareblack 14 minggu 3 hari yang lalu
Tag: