Kau pergi dengan pesawat paling pagi
Meninggalkan hati
Meniti pelangi memasuki warna warni
Sambil berlari kugapai matahari
Dalam terik aku berbisik
Maukah kau membawa dia kembali
Rintih dan pedih teruntai dalam lirih
Inikah jalan dalam takdirku yang temaram
Mana janji yang kau sulam
Semua abstrak tak tergenggam
Haruskah aku begitu pula
Pintaku tak pernah berhenti
Tapi kau tetap saja pergi
Dengan pesawat paling pagi
Rating
41
points
Views: 24 reads
Comments: 6
Rating:
Comments: 6
Rating:
Delicious
Digg
StumbleUpon
Propeller
Reddit
Furl
Facebook
Google
Yahoo
Technorati
Mengharukan...
naek pesawat apa sih dy pagi2 gt???
udah,
ntar sama aq aja nyusulnya,
pake pesawat yg agak sorean dikit gpp kan??
puisinya sedih hiks hiks
kurang berasa kehilangannya, mungkin karena peswatnya kepagian he5 ..
nice poems
Yang sabar yach..
kehilangan kadang mampu hadirkan 'kejeniusan'
puisinya bagus...
salam kenal