Murti

“Merdeka..Merdeka..” Teriak prajurit-prajurit bersenjata tersebut.

Baru kali ini Murti mempunyai kesempatan untuk dapat melihat kembali kekasihnya yang sudah lama bertempur ke medan perang, dia sangat merindukan kekasihnya tersebut dan tidak ada lagi hal yang akan merintangi mereka untuk menikah.

Nama kekasihnya itu adalah Suparman, bergabung dalam kelompok tentara yang melakukan gerilya yang dilakukan oleh Jenderal Sudirman, setelah kemerdekaan Indonesia dikumandangkan pada tanggal 17 Agustus 1945.

Rating

35
points
Views: 46 reads
Comments: 5
Rating:
70

Favorites

You have to login to access this feature click here

Flag

You have to login to access this feature click here
bl09on's picture
bl09on at Re: Murti (17 weeks 4 days yang lalu)
80

Saya sependapat dg mas bamby.
Bhs rayuan parno ky pacaranya org modrn ya?

rossi simatupang's picture
rossi simatupang at Re: Murti (17 weeks 4 days yang lalu)

terima kasih, aku akan terus belajar merangkai kalimatnya

cassle's picture
cassle at Re: Murti (17 weeks 4 days yang lalu)
90

Aku suka temanya..

Hanya saja menurutku, saat Parno memberitakan kabar duka kepada Murti pada bagian awal cerita terkesan kurang pas. Entah mengapa ketika terbaca kesannya menjadi terlalu fiksi, padahal menurutku kalimat itu termasuk unsur terpenting dalam cerita ini.

Smile Hanya menurutku saja kok, semangat terus ya!

yosi_hsn's picture
yosi_hsn at ^^ (17 weeks 4 days yang lalu)
80

Jadi ingat film Pearl Harbour. Eh, yang nulis ngefans sama jenderal Soedirman ya? Salam kenal ^^

Bamby Cahyadi's picture
Bamby Cahyadi at Re: Murti (17 weeks 4 days yang lalu)
100

Cerita dengan latar belakang perang kemerdekaan ini cukup menarik. Hanya ada sedikit masalah teknis, yaitu pemisahan antara sub cerita masa perang dan setelah Parno dan Murti menikah dan memiliki anak.
Agar kisah tersebut terbagi mungkin bisa dipakai tanda bintang tiga (***)

Cerita ini mengingatkan aku kepada Novel RIPTA karya Anita Kastubi, sebuah novel perjuangan dan pengkhinatan.

Overall bagus lho ceritamu.