Musim Terakhir

reranting beradu
gesekkan dedaun
di lingkar sendu

dedaun jatuh
-menjauh
udara hanya lahirkan peluh

orang - orang sibuk mengeluh
sementara mata - mata gergaji
tajam memburai nadi
membelah lingkar tahun,
-memutus mendung

hutan pun mengarwah
sungai pun mengeruh
angin pun membusuk
laut pun didihkan buih
langit pun teroboskan ozon
dan rumah - rumah kaca
mulai menutup jendela

musim terakhir telah tiba
sang surya naik tahta tunggal
sementara manusia
tak bisa lagi bersuaka

Rating

52
points
Views: 19 reads
Comments: 7
Rating:
65

Favorites

You have to login to access this feature click here

Flag

You have to login to access this feature click here
strawcutestraw's picture
strawcutestraw at Re: Musim Terakhir (11 weeks 4 days yang lalu)
100

yup!

salut dengan puisimu!

yumi's picture
yumi at Re: Musim Terakhir (11 weeks 6 days yang lalu)
80

go green

aurasinai's picture
aurasinai at Re: Musim Terakhir (11 weeks 6 days yang lalu)
80

cakep puisinya Smile

tapi di bait 4 terlalu banyak menggunakan "pun". mubazir. klo dikurangi bisa lebih artistik.

sanssouci89's picture
sanssouci89 at Re: Musim Terakhir (11 weeks 4 days yang lalu)

aurasinai wrote:
cakep puisinya Smile

tapi di bait 4 terlalu banyak menggunakan "pun". mubazir. klo dikurangi bisa lebih artistik.

ya "pun" dipakai buat memberi penegasan.
kok sampai kebangetan gitu..

echanalukman's picture
echanalukman at Re: Musim Terakhir (11 weeks 6 days yang lalu)
80

nice...lam kenal...

kunjungi page aku juga ya..

gadis biru's picture
gadis biru at Re: Musim Terakhir (11 weeks 6 days yang lalu)
80

BAGUS...

SALAM KENAL...

ezra's picture
ezra at Re: Musim Terakhir (11 weeks 6 days yang lalu)
90

wuih..

keren..