reranting beradu
gesekkan dedaun
di lingkar sendu
dedaun jatuh
-menjauh
udara hanya lahirkan peluh
orang - orang sibuk mengeluh
sementara mata - mata gergaji
tajam memburai nadi
membelah lingkar tahun,
-memutus mendung
hutan pun mengarwah
sungai pun mengeruh
angin pun membusuk
laut pun didihkan buih
langit pun teroboskan ozon
dan rumah - rumah kaca
mulai menutup jendela
musim terakhir telah tiba
sang surya naik tahta tunggal
sementara manusia
tak bisa lagi bersuaka
Rating
52
points
Views: 19 reads
Comments: 7
Rating:
Comments: 7
Rating:
Delicious
Digg
StumbleUpon
Propeller
Reddit
Furl
Facebook
Google
Yahoo
Technorati
yup!
salut dengan puisimu!
go green
cakep puisinya
tapi di bait 4 terlalu banyak menggunakan "pun". mubazir. klo dikurangi bisa lebih artistik.
ya "pun" dipakai buat memberi penegasan.
kok sampai kebangetan gitu..
nice...lam kenal...
kunjungi page aku juga ya..
BAGUS...
SALAM KENAL...
wuih..
keren..