Kubenamkan mimpiku larut dalam hening terpaut
Taukah kau, aku sedang hanyut
Oleh asa terputus, luka tak berbalut
Riangmu tak lagi terasa lembut
Dan aku sudah tak bisa memagut
Cinta ini akut!!
Taukah kau, pagi ini aku telah surut..
Rating
143
points
Views: 42 reads
Comments: 16
Rating:
Comments: 16
Rating:
Delicious
Digg
StumbleUpon
Propeller
Reddit
Furl
Facebook
Google
Yahoo
Technorati
Aku bisa menikmati puisi kamu ini
"ut" nya bagus gak ada kesan memaksakan; Polos, sederhana tapi enak dibaca. Ma...nyusss Bro
Salam persobatan Yovan Wisnu
beuh...
endingnya mantep banget...
sempurna dari semua segi!
Straight to the point ya..?
, terbaca skali kl lg 'breakdown'..
Nice poem bro..
ini polos ya..
biasanya ada kesan memaksakan biar rimanya tetap sama...lanjut bro !!
Nice... serasa menohok (halah...) eh, tapi bener koq...
Lam kenal aja, kunjungilah junior ini juga oche...
orang bijak bilang dunia terlalu indah untuk ditangisi. waktu terlalu berharga untuk terlewati. karena kita hidup hanya sekali...
s, intinya sabaaar...
kk ,,ajari aku berpuisi ..
memamng indah ,,boleh aku copy paste ,, aku mau mengirimkannya pada seseorang yg pernah mengisi indahnya biduk kehidupan ku ..
boleh..dengan senang ati,
bagiku puisi itu untuk menghiasi, bukan untuk dimiliki..
(*sok keren)
memecah bait dg rima yg seragam itu pilihan yg sulit,,bisa jadi membosankan. dan org yg baca kadang terpaku dg rima, hingga tak sempat memikirkan makna.
weh, tp catatan penulisannya,,elegan banget itu,,,siapa itu ya..hahahaha.