"Apa jadinya kalo seorang engineer asal Indonesia belum-belum sudah ngaret. Bisa-bisa semua orang Indonesia di cap hobi makan permen karet"---> kalimat ini agak jayus ya.
--
Tapi lain2 dah bagus, enak bacanya!
--
Disambung dong!
Hi Miranti,komen kamu sendiri se-iya sekata dengan komenku waktu baca tulisan kamu.Seperti sebuah memoar.Tulisan di dalam diari.
****
Yang mau disampein apa? Kalau dibuat sambungan,dengan karakter2 yang sudah ada,mungkin akan lebih lengkap.Istilah Griffin "Ejakulasi dini" bisa dibantah dengan demikian. Bukan "Ejakulasi dini" Griffin,ini orgasme wanita yang masih 'tertahan' belum sampe peak!;)
Miranti, jangan down! We all learn. di-edit dikit aja cerita kamu sudah ok kok. Tambahin detail aja di awal. Pasti sip. You can do it!
Mir, aku kangen sama gayamu di Toxic Bachelor. Waktu melukiskan detail saat dia mandi. Kenapa disini gayamu itu hilang? Sorry, paragraph2 awal kayak laporan, walau di bagian yang ketemu Kris cukup hidup. Terutama chubby-nya itu. Is he real in your life? Just wonder...
to:valen
Aduuh, kenapa jadi kayak jurnal gitu? Apa ya Val? Mgkn g ngerasa too much to tell di cerita ini, so g agak2 skip detail? Itu yg bikin cerita ga idup kali? (aduuh, clueless deh)
Tokoh Kris? Hehehehehe...no comment ya...
hai griff, thanks ya commentnya. Emang saya ngerasa ada yang 'misleuk' tapi ga tau apaan.
sudden. Too abrupt. A great conflict was budding inside, but you let go too soon. This story has the potential to be a fully grown novel, but you never let it bloom. Why the hasteness? Are you afraid? Don't be. It might take ages, but a good story has the right for the details it deserve.
Ini seperti ejakulasi dini tanpa hasil. Seperti mimpi basah yang nggak jadi.