puisinya seperti bercerita tentang kesepian yang panjang........
*ehm,kalo dibuat dan ditambah diksi dan metafor ehm bisa lebih mengena hehehhehhe...
mari belajar bersama
salam ^_^
nice...ngga ada djang boeroek at all
dalam seboeah seni tak akan ada pernah
ditemukan suatu keburukan apapoen
jang ada hanjalah keindahan.....
keindahan...keindahan..dan seterusnya
good work...my friend
Sabar bu sabar. Liburan ajalah biar seger lagi hehehe...
Btw sekedar saran, dalam prosa liris, penulis harus hat-hati dalam menggunakan diksi bermetafor. Penulis harus mempertimbangkan kesesuaian makna yang hendak dituju.
Ada beberapa diksi di cerita ini yang agak membuat janggal. Seperti penggunaan kata 'buang' dua kali dalam satu kalimat di paragraf pertama, atau 'asmaradana dalam tubuh' malah jadi rancu dengan makna awal berupa lelah. Yah hanya sekedar saran hehehehe...
-kangen nih bu, lama tak bersua kita-