Assalamu'alaikum
Terlalu klasik dan kehilangan harmoni artistik dalam penulisannya.
Puisi bukan hanya sebuah penyampain isi yang mudah dipahami pembaca, namun sebuah karya yang memerlukan polesan yang dalam akan kekuatan makna dan komposisi kata yang digunakan.
Waduh...ya mank bisa sih disebut sambat alias berdoa..
Doa semacam ini apa ada yg bisa membantahtah..?
Dan apa ini bukannya bacaan doa banyak orang dari jaman dulu kala..?
Lihat judulnya saya pikir sy akan emenemukan ungkapan jiwa sambatmu yg khas jiwamu kepada-Nya..eh lha kok sambatnya orang banyak ternyata...
Mana donk yg dr ungkapan jiwamu sendiri..kan tiap orang punya hubungan yg khas dan unik trhadap-Nya, yg masing2 orang pun memahaminya bebeda-beda..
Bgmn..?
Peace!
Salam Macan Sangar :p
hehehe, bait ke-4 bikin geli dengan frasa "Cuma Cuti"
PS : aku arek jember cak, tapi lagi kuliah di malang!. Aku dari Kampung Bukit Senja ^_*