Lima malam seperti itu, Mas?! Apa itu agak terlalu berlebihan?
Maksudnya, dengan bertambahnya ilmu, bukannya mestinya bertambah pula kesadaran akan pentingnya waktu, Mas? Coba bayangkan bila ada seorang pemungut kayu awam yang dengan terheran-heran lewat ke tengah-tengah mereka. Ah, tapi orang2 sakti mungkin memang beda, ya?
Sejauh ini cukup menarik, Mas. Ditunggu kelanjutannya ya?
Ada sedikit tanda baca yang salah, tapi itu bisa diperbaiki lagi nanti.
Kelanjutannya
hmmm baru tau dari komen2 di bawah ini. benar2 tukang sastra neh. muhun komentarna untuk sajak2ku yg baru tumbuh.
puisinya bagus... aku masih belajar
salam kenal, tapi kayaknya member yg udah lebih lama dari aku...
hmmm... ya... kayak nonton sinetron laga.
tapi ditunggu segera adegan berantemnya...
manteb!! saya baca terus...
silat silat, jurus jurus, aduh Gunmar !!! mana perangnya nih...
diriku tertarik dengan pilihan penamaannya. unik mas
sebetulnya aku lagi males baca, tapi aku kasih point dulu deh. Nanti aku coba baca deh, he, he
Lima malam seperti itu, Mas?! Apa itu agak terlalu berlebihan?
Maksudnya, dengan bertambahnya ilmu, bukannya mestinya bertambah pula kesadaran akan pentingnya waktu, Mas? Coba bayangkan bila ada seorang pemungut kayu awam yang dengan terheran-heran lewat ke tengah-tengah mereka. Ah, tapi orang2 sakti mungkin memang beda, ya?
Sejauh ini cukup menarik, Mas. Ditunggu kelanjutannya ya?
Ada sedikit tanda baca yang salah, tapi itu bisa diperbaiki lagi nanti.
gak perlu koment deh :)