Aku selalu suka puisi senja - terlepas dari apakah senjamu menggurat hitam atau putih -
Yang kutahu, senja tak pernah berubah. Mungkin gerak awan membuatnya kelabu, pun angin barat membiuskan bisu, atau - terkadang - permainan rembulan yang melukiskan simbah darah. Tapi kuyakin, senja tetap sama, meski teman - temannya tak menyaji nuansa serupa
:)
Pendapatku lho, jangan dipentung & mari berjabat tangan
:)
Aku selalu suka puisi senja - terlepas dari apakah senjamu menggurat hitam atau putih -
Yang kutahu, senja tak pernah berubah. Mungkin gerak awan membuatnya kelabu, pun angin barat membiuskan bisu, atau - terkadang - permainan rembulan yang melukiskan simbah darah. Tapi kuyakin, senja tetap sama, meski teman - temannya tak menyaji nuansa serupa
:)
Pendapatku lho, jangan dipentung & mari berjabat tangan
:)
IIN NURFAHRAENI DEWI PUTRI,biasa di panggil iin,sekarang kuliah semester 6 di fakultas ilmu komputer umi MAKASSAR,mulai belajar menulis cerpen dari smp tapi hanya sebatas teman yang baca,dan ceritanya masih kurang bagus,SMA pernah ikut lomba cerpen antar kelas,Sementara ini tulisan saya belum ada yang di muat,karena sampai sekarang lagi menunggu jawaban apakah puisi saya diterima atau tidak heheheh,menulis kadang saya lakukan ketika lagi ada masalah dan moodnya bagus
q ga bisa nangkap intinya....,tapi kata2nya bagus......,
hehehehhehe////thanks atas komennya...
judulnya kyk kebalik, senjaku tak sama lagi or senjaku tak lagi sama?
senja selalu sama hanya rasa yang membedakannya.
salam.. :)
amin
hehehehe..maksih untk komen dan pendapatnya :)
Sepertinya aku belum pernah ke Makassar
Ada nada - nada kesedihan dalam puisimu, semoga kemarahan tak berbuah benci - melainkan motivasi untuk lebih berbenah diri
:)
Aku selalu suka puisi senja - terlepas dari apakah senjamu menggurat hitam atau putih -
Yang kutahu, senja tak pernah berubah. Mungkin gerak awan membuatnya kelabu, pun angin barat membiuskan bisu, atau - terkadang - permainan rembulan yang melukiskan simbah darah. Tapi kuyakin, senja tetap sama, meski teman - temannya tak menyaji nuansa serupa
:)
Pendapatku lho, jangan dipentung & mari berjabat tangan
:)
Aku selalu suka puisi senja - terlepas dari apakah senjamu menggurat hitam atau putih -
Yang kutahu, senja tak pernah berubah. Mungkin gerak awan membuatnya kelabu, pun angin barat membiuskan bisu, atau - terkadang - permainan rembulan yang melukiskan simbah darah. Tapi kuyakin, senja tetap sama, meski teman - temannya tak menyaji nuansa serupa
:)
Pendapatku lho, jangan dipentung & mari berjabat tangan
:)
mampir juga ya mbak.
???maksih sdh mampir ya