kavellania profile

Posts

51
points
(1480 words) posted by kavellania 3 days 18 hours ago
72.8571
Tags: Cerita | Novel | cinta | prewed syndrome kavellania bersama findi dan dimas
69
points
(58 words) posted by kavellania 7 weeks 2 days ago
76.6667
Tags: Puisi | cinta | kavellania antara hujan dan halimun
58
points
(831 words) posted by kavellania 15 weeks 3 days ago
82.8571
Tags: Cerita | cinta | kavellania menulis kisah Heru dan Mela di masa lalu tentang MENUNGGU

Comments

Writer kavellania
kavellania at (23 hours 37 sec ago)

tepat, saya memang belum menguasai dengan benar teori tanda baca kalimat langsung! *belajar lg ah

Writer kavellania
kavellania at (23 hours 4 min ago)

soal "gaya bahasa", soal KDRT dan konflik yg mkin kurang nendang ehmm makasih banyak bgt masukannya, apalagi dibgian KDRT dan kondisi penulis secara nyata yg hrsnya memahami dalam novel itu hanya imajinasi. makasih banyak kudooo..
masukan ini yg aku tunggu2.. tengkyuu doain yaa smg selesai novelnya :)

Writer Shinichi
Shinichi at (1 day 11 hours ago)

Saia terpaksa ketawak ketika membaca bagian yg ini. entah karena ada bumbu komedi tersirat ataupun saia aja yg bakat ketawak dengan hal apapun yg saia baca.

Disini saia gak menemukan sesuatu yang mengasyikkan, non. yah, biasalah. namanya jugak cerita yg bakal panjang alias nopel. musti disajiin seluruhnya klo gak mau bikin mood pembaca keburu luntur. tapi, gpp. itu masalah nanti ketika cerita sudah kelar seluruhnya.

ada satu hal yg saia perhatiin tentang penggunaan bahasa slang, seperti "nggak" yg nongol di bagian narasi. saia merasa gak nyaman dengan itu, setelah di bagian pertama, sepertinya, saia gak menemukan gaya seperti itu.

soal kelucuan saia adalah, paranoid tokoh Findi tentang KDRT yg dirinya sendiri "terinspirasi" dari sebuah novel. sialnya itu hadiah dari calon suaminya dalam cerita ini. saia pikir, pendekatan ke arah itu sudah cukup menarik. maksud saia, disini dirimu mencoba membawa satu akar penyebab konflik dalam cerita ini.

tapi sayangnya, pendekatan alias pengenalan konflik tsb. gak semulus yg seharusnya, dalam hemat saia. cenderung "njeblak" alias to the point. pada dasarnya itu bagus, tetapi untuk alasan yg lebih kuat. saia rasa, sekali lagi ini pendapat pribadi saia, alasan "sebab-akibat-langsung" tersebut terlalu "lucu" sebagai poin penting konflik yang akan kamu paparkan dalam cerita ini.

mohon digarisbawahi kata "langsung" disana. maksud saia, bukan terletak pada alasan "paranoid karena KDRT dalam sebuah novel, tetapi pada efek tiba-tibanya. karena Findi memikirkan soal itu (menjadi ketakutan) sesaat setelah membaca novel.

saia pikir, perlu sebuah contoh konkrit yg bisa membuatnya menjadi paranoid. bisa saja dari pengalaman teman-teman dekatnya, atau tetangga, kasus selebriti ataupun yg lain. sebab, sebagai penulis (saia beranggapan Findi cukup berwawasan dalam hal tulis-temulisi karena ia sedang menyusun novel) Findi seharusnya sudah punya pendapat umum layaknya penulis : bahwa pekerjaan menulis adalah untuk orang-orang yg punya daya imajinasi luas dan kuat. sehingga hal apapun bisa dituangkan dalam karya, contohnya novel, senyata mungkin karena didukung dengan penelitian tentang data-datanya. terlebih lagi novel drama bertema KDRT.

dengan kata lain, sumber konflik ketakutan Findi tidak terlalu kuat jika hanya mengandalkan "ia sudah membaca novel tentang KDRT".

yap! itu saja dari saia. hehehe. cuma pendapat pribadi.

kip nulis

ahak hak hak

Writer Shinichi
Shinichi at (1 day 11 hours ago)

Tetap aja kelalaianmu soal tanda baca pada kalimat langsung (dialog) tak pernah terobati, non. tentang kapan kita mengakhiri sebuah dialog dengan tanda titik atau koma, lalu melanjutkannya dengan kalimat pengiring dengan atau tidak menggunakan huruf kapital.

selain dari itu, saia cukup mengikuti alur cerita ini. meskipun harus senyum2 karena seperti saia menangkap bau-bau terinspirasi dari kisah nyata. ahak hak hak.

penceritaannya pop kali ya? meskipun saia cenderung gak nyaman dengan style tsb., saia cukup bisa mengikuti bagian ini.

karakter tokoh utama belum terlihat kalau menurut saia. tetapi keluarganya udah oke.

itu aja deh dari saia di part ini. ahak hak hak

Writer kavellania
kavellania at (1 day 16 hours ago)

itu dia bagian novel gak selamanya mengasikan, ada kalanya membosankan nih bagian perkenalan tokoh ini neh aku jg anggap ini membosankan kok say

Writer kavellania
kavellania at (1 day 16 hours ago)

iya maksudnya gitu say
makasih nanti aku koreksi

Writer fairynee
fairynee at (1 day 17 hours ago)

Yang ini rada membosankan. Mungkin karena masih memperkenalkan karakter tokoh dan dunianya.
Masih menunggu konflik yang sesungguhnya, walo udah bisa baca dari judul sih.

ditunggu kelanjutannya, vella honey...
^^

Writer fairynee
fairynee at (1 day 17 hours ago)

Vel, ada yang salah kayaknya tuh.
...Lagian ini bukan jam dua malam tapi masih jam sembilan. Jangan pada lebay dong!...

Maksudnya jam dua pagi khan, say?
^^

Writer januari
januari at (1 day 20 hours ago)

salam kenal... oke.
dariku, yang suka led zeppelin.

Writer januari
januari at (2 days 1 hour ago)

cukup artistik.... namun penggunaan tanda bacanya masihlah kurang. Jika ingin karyanya menarik, sepertinya itulah yang harus diperhatikan.
trimssssssssssssssssss.............