Pertama adalah asumsi saia-sejak obrolan singkat dengan penulisna-
ternyata ada yang datang dari luar ke k.com ini. Hehehe. Saia suka gaya bahasana.
Selanjutna, mungkin ada pada konsentrasi penggunaan kalimat panjang
seperti novel-novel bacaan kamu. Saia juga suka menggunakan gaya seperti ini.
Terjemahan. Nice work.
Untuk ide dan kemampuan menyelami karakter, saia cuman bilang si aku ini
mengingatkan saia pada seseorang. Dan, narasi tentang dia-mungkin karena
sudut pandang yang diambil penulis-membuat saia kurang "bekerja" mencari tahu.
Dan keselurahan membuat saia "terpaksa" berdecak kagum. Saia pikir ini bukan tulisan anak
SMU yang masiy duduk di kelas 2. TOP! Kalau kamu lebih sering baca tulisan "mereka",
saia yakin kamu kelak bakalan jadi penulis fiksi yahut! Ini pribadi dari saia.
Dan ternyata selera dan penangkapan kamu mirip dengan seseorang di k.com ini.
Saia merasa aja. Tapi, sepertinya dia menghilang. Gelap akh! Semoga dalam beberapa hari ini saia akan nemu tuh orang!
Dan!
Jika kamu mau bermain-main dengan "saya juga lupa istilahnya" itu, saia akan setia
dan merelakan waktu untuk baca cerita kamu yang menggunakan judul
kebarat-baratan ini. Untuk itu, saia udah koment di ym, bukan? Jadi, kamu inget aja deh!
Jadi, saia anggap ini masiy mampu dapat 6. Semoga chapter berikutna bisa lebih "memaksa" saia. Ini cambuk. Kip nulis
Salam