moesafeer profile

Posts

32
points
(560 words) posted by moesafeer 2 years 14 weeks ago
64
Tags: Cerita | kehidupan | moesafeer | topeng
72
points
(1299 words) posted by moesafeer 3 years 8 weeks ago
80
Tags: Cerita
21
points
(3055 words) posted by moesafeer 3 years 19 weeks ago
70
Tags: Cerita
81
points
(658 words) posted by moesafeer 3 years 19 weeks ago
90
Tags: Cerita
64
points
(1083 words) posted by moesafeer 3 years 25 weeks ago
71.1111
Tags: Cerita | cinta | belajar plagiarisme | kolaborasi plagiat

Fans

Comments

Writer climacus
climacus at (1 year 21 weeks ago)

salam kenal

Writer stezsen
stezsen at (2 years 13 weeks ago)

keren

Writer thequeenofwords
thequeenofwords at (2 years 14 weeks ago)

Pengulangan kata: PANDANGAN-PANDANGAN MATA-MATA itu mengganggu sekali. Mengapa bukan PANDANGAN MATA mereka? Kata "mereka" itu sudah menunjukkan JAMAK atau jumlahnya banyak, jadi untuk apa ada pengulangan terlalu banyak? Artinya sama kok, yang memandang ke arah Anda lebih dari sepasang mata yang dimiliki satu orang!! :)

Sedikit KOREKSI untuk kalimat: "Maka orang-orang akan menatap ke arahku dengan TELUNJUK-TELUNJUK mereka." hehehe...Jujur, baru kali ini aku membaca artikel, cerita pendek yang menyatakan bahwa TELUNJUK-TELUNJUK MANUSIA BISA MENATAP ke arah yang tepat. hehehehe...Kata "MENATAP" itu berarti MELIHAT DENGAN SEKSAMA, telunjuk kita bisa melakukannya? heehehe...Kalau demikian, untuk apa kita punya HATI NURANI atau MATA HATI jika TELUNJUK kita bisa menggantikan fungsinya?! :)

Writer thequeenofwords
thequeenofwords at (2 years 14 weeks ago)

Kita MENULIS untuk dibaca orang lain, 'kan? Jika ini adalah puisi, saya menerimanya. Tetapi jika ini adalah kalimat biasa yang dirangkai dalam satu cerita, tentunya Anda ingin pembacanya mengerti maksud Anda. Jujur, kalimat di bawah ini membingungkan saya:

"Maka orang-orang akan menatap ke arahku dengan telunjuk-telunjuk mereka. Dan mereka menunjuk ke arahku dengan pandangan-pandangan mata-mata mereka."

Writer Redo Rizaldi
Redo Rizaldi at (2 years 14 weeks ago)

saya sedang tidak hendak paham -_-

Writer poez
poez at (2 years 14 weeks ago)

wahhhh,..bener2 bagus. Saat kita mencoba menolak diri kita dan berlagak seperti orang lain.
Manusia memang suka sekali memakai topeng, padahal mereka semakin tidak mengenali diri mereka sendiri.

Writer panah hujan
panah hujan at (2 years 14 weeks ago)

Ah demi Tuhan, sudah setahun lebih.
:)

Writer panah hujan
panah hujan at (2 years 14 weeks ago)

Aku terkesima dengan ending yang kau hadirkan, Pak Moes. Umh, tidak mengenali keduanya? Oh, wow wow wow. Saking terlarutnya pada kesemuan topeng dan betapa tidak beraninya ia menatap wajahnya di cermin selama ini. Umh, manusia harus belajar dari kesalahan, meski begitu.

Writer ragnafox
ragnafox at (2 years 14 weeks ago)

wow... abstrak namun menawan...
like this..

Writer fean_lophe
fean_lophe at (2 years 31 weeks ago)

ko kaya di di novel Supernovanya Dewi Lestari yang judulnya "Akar" yah?? si Elektra..