komentarku...aku ga bisa merasakan soalnya engkau ga disampingku....he...he just kidding. nice....diskripsi, step paragraph mohon di teliti ya mbak....eh btw...coto makasarnya bisa dikirim nih
maaf ya temen....klo aku blh nilai, karyamu sebtulnya bagus dengan penyampaian sederhana. Namun metafornya agak kaku. Dan aku membayangkan untuk mencoba membaca puisimu, sulit untuk mengekpresikan. Bukankah sastra harus ada unsur intristik, eksentrik dan imprisifnya. Keeg good writing friend
maksud pesan tersirat udah ok, hanya terlihat keterkaitan antar barisnya kurang begitu tertaut, dan pemilihan bahasa metafora hiperbolistik juga kurang relevan.
misal pada baris ini ;
Kutulis Matahari di keningmu > berarti hanya ditulis "Matahari"
Agar kusaksikan cahaya di atas cahaya > kalau hanya tulisan masak bisa keluarkan cahaya? ( kecuali nulisnya dengan fosfor! )
Menyembul dari dua bola matamu > di tulis di kening, nembulnya kok di bola mata?
Salam lifespirit!