Selalu Miliknya

“ Kok endingnya sedih gitu sih? Loe kan baru jadian sebulan sama dia. Kok udah putus? “ Tanya Mei kecewa.
“ Mau gimana lagi. Abisnya dia juga nyebelin, dia nggak bener-bener sayang sama gue. Cuma mau mainin gue doing! “ jelas Jane, berusaha menahan amarahnya yang sudah diujung tanduk. Wajar saja Jane marah besar, pasalnya cowok yang baru saja nembak dia sebulan yang lalu, ternyata cuma pengin mainin dia doang (“ Emang gue boneka yang bisa seenak idung, loe mainin? “ itulah yang dikatakan Jane saat putus sama cowoknya). Padahal Jane pikir dia bisa menemukan pangeran yang selalu dia impikan dan bisa menghilangkan luka yang sampai saat ini masih membekas di hatinya.
“ Apa mungkin gue nge-jomblo aja, ya? Daripada gue capek dimainin terus, dapat cowok yang nggak bener. “
“ Yah, si Jane patah semangat nih! Mana Jane yang selalu tampil pd, modis dan semangat?! Loe kemanain Jane yang asli? Loe bukan Jane yang gue kenal! Ayo, loe sembunyiin dimana sobat karib gue! “ ujar Mei, menuduh-nuduh nggak jelas.
“ Yaelah…. Ini anak, kok jadi gila gini. Gue yang dimainin cowok, seharusnya gue yang frustasi dan bukannya elo! “ ujar Jane pura-pura marah, walaupun sebenarnya dia geli melihat tingkah Mei yang sebenarnya berusaha menghiburnya.
Mei cuma nyengir, namun tiba-tiba matanya melotot seram. Jane kebingungan, sempat ia berpikir kalau Mei kesurupan. Namun, tanpa berkata apa-apa, Mei menarik Jane kedalam sebuah butik. Dan ternyata, Mei naksir sama sebuah baju yang harganya bikin kepala mau copot, dan Jane cuma geleng-geleng kepala begitu Mei merengut, karena uangnya tidak cukup, dan menarik Jane keluar dari bukti tersebut.
“ Perasaan dari kemaren gue ditarik-tarik terus deh, “ ujar Jane dalam hati.
Senin pagi, kelas Jane ramai bagai pasar. Pasalnya cewek-cewek di kelas Jane pada ngeributin murid baru, seorang cowok yang katanya sih kere, cakep, tajir.
“ Nah, anak-anak, ibu harap kalian dapat menerima Jery sebagai teman kalian. Silahkan pilih teman dudukmu, nak, “ ujar Bu Vina, wali kelas Jane.
Mata anak-anak cewek melayang mengikuti Jery yang memilih duduk di sebelah Jane dan diakhiri dengan desahan napas kecewa anak-anak cewek. Jane muak melihat muka Jery yang tersenyum kepadanya. Jery, cowok teman sepermainan Jane yang pindah ke London dan kembali ke Indonesia adalah orang yang nggak tahu diri, orang inilah yang sudah melukai hati Jane.
“ Istirahat gw mau ngomong sama loe. Ada yang mau gw jelasin ke elo, “ ujar Jery, berbisik
Jane tidak menanggapi, hanya mengalihkan pandangan saat Jery kembali tersenyum. Senyum yang sangat dibenci Jane.

Read previous post:  
152
points
(502 words) posted by kenary 11 years 44 weeks ago
76
Tags: Cerita | cinta | KENARY cerpen
Read next post:  
Writer prince-adi
prince-adi at Selalu Miliknya (11 years 14 weeks ago)
50

dirapiin dong

Writer bl09on
bl09on at Selalu Miliknya (11 years 33 weeks ago)
70

ceritanya masih datar...menurutku.

Writer tomzzz
tomzzz at Selalu Miliknya (11 years 34 weeks ago)
50

penulisannya masih acak kadut,,
sumpe loe?!

Writer em_el
em_el at Selalu Miliknya (11 years 34 weeks ago)
80

Bahasanya gaul bgt

Writer Shinichi
Shinichi at Selalu Miliknya (11 years 34 weeks ago)
50

teenlit banget neeh...

oh, iya masih kabur neh inti ceritanya dengan penjelasan yang lain yang kayakna ga begitu dibutuhkan dalam cerita...

ok deh...

keep it real

Writer naela_potter
naela_potter at Selalu Miliknya (11 years 34 weeks ago)
60

ada beberapa hal yg kurang jelas, misalnya : deskripsi karakter. EYD jg lbh baiik dprhatiin lgii yaahh. terus,diedit lg ajj penampilannya. siip. sukses!! mampir2 jg k tulisanq..
^^

Writer Rijon
Rijon at Selalu Miliknya (11 years 34 weeks ago)
50

Terima kasih sudah di-add.........

Komen di cerita2 aku ya....

1. Hindari penggunaa tanda kurung (ini menganggu, lebih baik menggunakan strip untuk memberka keterangan daripada tanda kurung).

2. Pertebal deskripsi, biar orang tau kayak apa si JANE dan MEI ini??

3. Perbaiki EYD

Selesai...

Writer pLay_box
pLay_box at Selalu Miliknya (11 years 34 weeks ago)
70

khas remaja cewe...
gayanya teenlit baget ya...

tinggal sering2 posting pasti bakal lebih dalem lagi...

comment punya aq juga ya...