Me and my heart

Aku ibarat seorang yang sendiri. Entahlah aku sendiri bingung dengan apa yang terjadi di dalam hidupku ini...
Enam belas tahun yang lalu, aku terlahir dari rahim seorang ibu. Seorang ibu yang telah berjuang keras demi menghadirkan aku kedunia ini, dengan kondisi fisik yang sempurna, sesuai dengan harapan semua orang yang telah menantiku.
Aku lahir di lingkungan keluarga yang terbilang cukup mampu, tapi ternyata benar seperti kata orang-orang. Harta dan kenikmatan duniawi tidak bisa menjamin hidup kita akan bahagia. Suasana di dalam keluargaku sangatlah jauh dari kata harmonis. Bahkan tergolong berantakan.
Dalam satu rumah yang sangat besar dan megah kami sekeluarga yang terdiri dari nenek, ayah, mama, om dan tante, 2 bude dan pakde, dan beberapa saudara sepupu, tinggal menjadi satu tumplek blek. Padahal mereka semua telah memiliki penghasilan dan rumah sendiri tapi entah mengapa semua anak nenekku ini lebih suka tinggal beramai-ramai dalam satu rumah. Masih saja suka bersembunyi di balik punggung orang tua.
Ternyata kebersamaan yang seperti itu bukannya tambah mempererat tali persaudaraan malah semakin menguatkan rasa permusuhan diantara mereka semua.
Hingga suatu hari nenekku tercinta harus menghadapi ajalnya dan menghadap ke hadapan Illahi. Innalillahi wainnalillahirojiun.
Belum selesai dari masa berkabung, pakde, bude, om, tante bahkan mamaku pun mulai ribut masalah harta warisan nenekku. Mereka semua tidak setuju dengan keputusan nenek yang membagi 40 persen dari seluruh hartanya kepada aku. Yah kepadaku. Aku merupakan cucu kesayangan nenek, dan nenek adalah satu-satunya orang yang paling aku sayang didalam rumah ini.
Makin hari pertengkaran semakin meruncing, suasana didalam rumah semakin panas, aku tak tahan setiap hari melihat mereka semua saling beradu mulut dan meneriakkan argumentasi mereka masing-masing.
Batinku menjerit, hatiku menangis, jiwaku sunyi, pikiranku kosong, aku tak tau harus berbuat apa, aku hanya seorang gadis kecil. Mereka semua pasti menganggapku hanya seorang anak yang bau kencur, tak mengerti apa-apa, aku baru anak kemarin sore. Terbukti saat mereka semua sama sekali tak menanyakan pendapatku tentang masalah-masalah itu. Padahal sudah sangat jelas bahwa aku juga terlibat dalam masalah warisan yang sedang mereka perbedatkan.
Akhirnya aku memutuskan untuk keluar dari rumah. Aku sudah tak tahan lagi dengan semua omong kosong yang mereka teriakkan. Aku tak peduli dengan semua harta-harta itu, aku hanya butuh ketenangan. Kedamainan dalam sebuah keluarga.
Dengan berbekal hanya beberapa lembar baju aku berjalan kaki menuju ke sebuah pemakaman. Pemakaman nenekku. Aku menangis di atas nisan putih yang tampak telah kusam itu. Seorang penjaga kubur menemukanku, dan beliau memutuskan untuk menjadi orang tua angkatku setelah mendegarkan semua keluh kesahku. Alhamdulillah.
Sudah bertahun-tahun aku tidak pernah pulang ke rumah besar. Aku rindu. Bagaimanapun juga aku pernah tinggal disana.
Kuputuskan untuk sedikit mengintip dari kejauhan keadaan 'mantan rumahku' itu. Manun aku hanya mendapati sebuah bangunan yang telah gosong dan tak berpenghuni.
Rasa penasaran mendorongku untuk menanyakan apa yang telah terjadi terhadap rumah itu kepada orang-orang sekitar.
"Habis kebakar Neng! Dua tahun yang lalu, tidak ada satupun yang selamat, petugas pemadam datang terlambat,"
Begitulah kata orang yang kutanyai, pernyataannya terasa bagaikan sebuah godam yang memukul kepalaku. air mata mengalir begitu saja tanpa permisi. Dan tiba-tiba semuanya terasa gelap.
Aku rindu ayah...
Aku rindu mama...
Aku rindu semuanya...
Tuhan... mengapa kau ambil mereka semua dariku?

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer sakura_cut3
sakura_cut3 at Me and my heart (11 years 37 weeks ago)
70

q juga gak terlalu mengerti sastra kok ,,:D

tapi cobalah sama2 kita berusaha,,komen cerita ku juga yaa

Writer Rijon
Rijon at Me and my heart (11 years 39 weeks ago)
50

Koreksi:

# Angka kalau kurang dari tiga huruf tulis dengan huruf!!

2 bude' ---> 2 bude' (bude' kata baku kah?? tanyakan pada kbbi!! Kalau gak baku, tulis miring yak!!)

# Kedamainan dalam sebuah keluarga.

Klausa di atas kayaknya lebih enak kalau digabung dengan kalimat sebelumnya!!

# Ceritamu FULL CURHAT!! Intinya DATAR!! Aku sama sekali gak melihat konflik, intrik, dan klimaksnya di sini!! (Maaf) Ini sangat amat datar!!

Writer nurinnafisah
nurinnafisah at Me and my heart (11 years 40 weeks ago)
90

bener...bener...

singkat buanget...
bentar, deh. ni pengalaman pribadi ta?

koreksi, ya-> Manun itu apa? maksud kamu Namun, kan? (lihat di pargf. ke-3 dari bawah)

daripada rebutan harta, mendingan aku aja yang direbutin... hehehehe
justkidding!

dah bagus, cuma kecepetan ending, tu aja...

semangat berkarya, yaa...

von deeya_'s freundinen

Writer mottarasta
mottarasta at Me and my heart (11 years 41 weeks ago)
50

mmmmm

Writer muhammadusysyawal
muhammadusysyawal at Me and my heart (11 years 41 weeks ago)
70

Kalau soal teknis pelajari sendiri ya...Aku ga ngerti nih dari mana asal judulnya...Ceritanya terlalu cepat diakhiri. Kamu hanya menulis muak dengan keributan warisan, lalu memutuskan pergi, diangkat jadi anak oleh penjaga makiam, lalu balik dan mendapati rumah dalam kondisi demikian. Ga ngerti juga nih tuh keluarga sepeninggalnya tokoh utama gimanan keadaannya sebelum meninggal. Kesan buru-buru diakhirinya kerasa aja...

Writer danu yudhatama
danu yudhatama at Me and my heart (11 years 41 weeks ago)
70

seperti kisah nabi ya....

nabi yg tak tahan dgn pengikutnya, ditinggalkannya mereka tanpa menoleh kembali, sekembalinya lagi semuanya sudah tak tersisa......
kurang lebih begitu.....

comment punya saya ya....

Writer Shinichi
Shinichi at Me and my heart (11 years 41 weeks ago)
60

Koment ah<---bacana agak ganjen yah:D

Cerita kamu full curhat neeh^_^
Tapi, feelna dapet. Aroma kesedihan yang kentara dan memaksa saia ikut menyesali itu semua.
Ehm, ada yang kurang siy. Hehehe
Endingna terjadi begitu cepat tuh!
Kamu sedikit menyertakan percakapan sehingga ini lebih ke sebuah surat misalna.
Yah, tapi itu cuman komentar seorang newbie loh!
Kalo bermanfaat, silahkan diterima
Kalo ngga, awas yah. Hehehehe

Salam