Tertidur Oleh Luka

Kau sembunyikan di balik jubah-jubah kasih sayang
Kamuflase kelicikan mengelabui kekakuan tanpa noda
Peluhnya yang jatuh di tubuhmu hanya kauseka tanpa arti
Hingga terbayar mahal oleh mahkota harga diri

Betapa mudahnya kauhangatkan dengan sakralnya sebuah kata
Lalu kau cabut dengan pembelaan rasa sesaat yang membutakan
Apalah arti penyangkalan
Ketika permainan mengungkap air mata yang terleleh

Yang terlupakan hanya bisa memandang
Lajumu bersama pesona hasrat kesegaran
Merajut dalam benang sepola dan sewarna

Meninggalkan pemimpi dengan asa penyatuan yang usang
Yang menolak untuk sadar atas kemustahilan
Memilih terus tertidur
Menanti kecupan setetes ramuan kesejatian

(Sept 1 st 2009)

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer mOOel
mOOel at Tertidur Oleh Luka (11 years 13 weeks ago)

ag,...

aQ' setuju karya kamu,.!!

jadi orng tu jangan " CUMBA"
(cuma berharap)

Writer Jacky 212
Jacky 212 at Tertidur Oleh Luka (11 years 14 weeks ago)
100

Bagus...dech, ntar bsa di ambil alih nich..penulis Cerbung ke Puisi. Apresiasimu kok identik dengan Perempuan Rebah Di Jerami Dengan segurat cacatan Luka Didera buih riak gelombang asmaragama tak tertepiskan lagi akhirnya. hehehehehehehehehe...
Salam Merdeka Untuk Kemerdekaan Bagi yang Merdeka!!!!

Writer midnite_clowns
midnite_clowns at Tertidur Oleh Luka (11 years 14 weeks ago)
60

tetaplah tidur dan menanti ...

kisah putri tidur pa ...??

Writer orchid
orchid at Tertidur Oleh Luka (11 years 15 weeks ago)
90

ehem..ehem..

emosinya bener2 deh...
salut..salut..

Writer olief
olief at Tertidur Oleh Luka (11 years 15 weeks ago)
80

wuihhhhhhh........
puisinya to mengalir.......
wah, tercurahkan nih.....

Writer poop
poop at Tertidur Oleh Luka (11 years 15 weeks ago)
80

penikmat kesepian yg manis