Kau dan Hujan

Aku tak tahu kenapa kau begitu menyukai hujan
Saat aku terbata-bata mengeja kata cinta,
Hujan turun kemudian kau tertawa

Disiramnya suka, namun demi siapa?
Sedang aku tak ada apa-apa, untukmu kah? Diriku kah? Kita?
Mengapa?

Dan kau yang menari-nari dibawah guyuran hujan
Dan aku yang duduk dibawah pohon, mengawasimu
Aku takut...

Kita duduk bersampingan, lalu kau pergi menyambut hujan
Lalu kau yang menangis, entah untuk apa
Aku yang duduk tadi disampingmu, kau anggap aku siapa?

Tetapi Tuhan sayang kepada kamu,
diturunkannya hujan agar kamu punya teman
Aku menyerah, bukan waktuku kali ini

Aku takut kamu tersambar petir...

Read previous post:  
Read next post:  
Writer pristia_kartika
pristia_kartika at Kau dan Hujan (8 years 37 weeks ago)
50

uumph.. bagus baguus..
berusahalah mencintai hujan..
karena hujan adalah anugerah..
aku suka HUJAN

Writer harunoblue
harunoblue at Kau dan Hujan (11 years 11 weeks ago)
90

aku suka puisi yang ini

Writer adipatisunyi
adipatisunyi at Kau dan Hujan (11 years 15 weeks ago)
70

ALUR nya asik...
lumayan terbawa
dan indahnya metafora*

Writer navigator
navigator at Kau dan Hujan (11 years 16 weeks ago)
90

ghya... om jorna bener...jgn2 ini yg namanya "eksekusi yg berbeda", hahahhh.. keren puisinya..tergambar sekali.

Writer Shinichi
Shinichi at Kau dan Hujan (11 years 16 weeks ago)
80

berasa deh puisi kamu ini

jadi terbayar dong invitation kamu di tulisan saia. kalo gak, awas kamu!
hehehe

yang perlu diperhatikan adalah penggunan kata di sebagai kata penunjuk tempat (lokasi)

karena bagaimanapun karya yang baik adalah karya dengan ejaan dan bahasa Indonesia yang baik

salam

Writer chinkz
chinkz at Kau dan Hujan (11 years 16 weeks ago)
80

aku pun suka hujan

Writer Deschia
Deschia at Kau dan Hujan (11 years 16 weeks ago)
100

sepuluh.... sepuluh....
iyah... aku pun takut tersambar petir

Writer sasayaku
sasayaku at Kau dan Hujan (11 years 16 weeks ago)
90

nice one !! puisi yang unik, menggabungkan berbagai unsur sekaligus, sangat natural sekali. pada akhir puisi terdapat penutup yang jelas, namun sayang.. bagian atasnya tentang seputar hujan, kau dan aku, bagian petirnya harusnya sedikit ditambahkan agat tidak kelihatan monoton

keep up the good work!

Writer devil_garuda
devil_garuda at Kau dan Hujan (11 years 16 weeks ago)
90

Hehe, di komentarin yak bos! Dikasih saran byr bisa buat pusisi yang lebih baek, makasih