Tanpa Suara

Bibirnya bergerak cepat
Matanya berbinar ceria
Tangannya bergerak-gerak
Mencoba membuatku mengerti
Apa yang sedang dikatakannya
Aku tersenyum
Kala ku mengerti
Dalam hening kumencoba mengerti
Tanpa harus mendengar dan berbicara
Dengan sorot mata yang berekspresi
dengan gerakan isyarat tangan
Aku mencoba mengerti dunia walau tanpa suara
Tanpa mendengar...

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer nataryasena
nataryasena at Tanpa Suara (10 years 48 weeks ago)
70

Karya yang bagus, aku suka gaya ini. Mungkin lompatan quantum katanya masih terasa dalam beberapa baris puisi ini. Perbanyak membaca, menulis dan peka terhadap lingkungan; itu salah satu gerbang buat puisi.

(Maaf, saran ini hanya sekadar ocehan gila seorang gembel yang baru belajar membuat puisi)

Tetap semangat, tetap berkarya dan tetap jatuh cinta. Mampir juga di pageku yang kumuh, aku tunggu lho...:)

Writer berry_pri
berry_pri at Tanpa Suara (10 years 48 weeks ago)
80

iya jangan banyak suara yooo
lagi ada yang sakit nihhh

Writer gadis biru
gadis biru at Tanpa Suara (10 years 48 weeks ago)
70

aku pikir awalnya mencoba mengerti tentang bayi
ternyata tentang dunia yah...

bagus juga

liat punya gue jug yah

Writer Riebuzz
Riebuzz at Tanpa Suara (10 years 48 weeks ago)

mengerti dunia walau tanpa suara..? ! gue suka kalimat itu :)

Writer Riebuzz
Riebuzz at Tanpa Suara (10 years 48 weeks ago)

mengerti dunia walau tanpa suara..? ! gue suka kalimat itu :)

Writer Riebuzz
Riebuzz at Tanpa Suara (10 years 48 weeks ago)
60

mengerti dunia walau tanpa suara..? ! gue suka kalimat itu :)

Writer Riebuzz
Riebuzz at Tanpa Suara (10 years 48 weeks ago)

mengerti dunia walau tanpa suara..? ! gue suka kalimat itu :)

Writer prince-adi
prince-adi at Tanpa Suara (10 years 48 weeks ago)
70

keren

Writer d757439
d757439 at Tanpa Suara (10 years 48 weeks ago)
90

setajam silet

Writer echanalukman
echanalukman at Tanpa Suara (10 years 48 weeks ago)
70

ehm...bagus kalau kamu mencoba mengerti dia...:)