Rendra dan Puisi

Writer mizz_poe

Saya tidak baca banyak karya Rendra dan biasa saja memandang seorang Rendra sampai ada sebuah buku 'Rendra : Karya dan Dunianya'.
Adalah seorang Rendra yang memilih memperjuangkan 'daya hidup' - demikian intisari yang saya dapat dari membaca buku itu :B .

Pilihan Rendra ini berujung pada pemikiran, apakah seorang Rendra memilih jalur netral?
Tidak, bukan itu tujuannya O:) .

Menjadi netral artinya tidak memilih. Namun memperjuangkan 'daya hidup' adalah sebuah pilihan yang dipilih Rendra.
Ketika begitu banyak orang meributkan hal yang bahkan ia sendiri tak mengerti, Rendra memusatkan perhatiannya pada si 'daya hidup' ini.
Bukan juga benar atau salah, tetapi keinginan menjaga keberlangsungan daya hidup lah yang dipilih Rendra.

Saya pribadi setuju dengan pilihan Rendra. Manusia tidak memiliki kemampuan untuk memutuskan benar atau salah secara mutlak.
Tuhan telah menciptakan manusia sebuah bentuk kehidupan. Dan tugas manusia hanyalah menjadi manusia, menjaga kehidupan.
Daya hidup itu sendiri dapat diartikan sebagai segala sesuatu yang dapat menjaga agar keinginan untuk tetap hidup tetap ada.
Ketika seseorang sudah tak ada lagi yang ingin atau dapat diperbuat dengan hidup, bukankah dia akan menginginkan 'pulang' kembali ke tempat-NYA yang kekal? ---> inspirasi kalimat ini muncul dari my-brotherfromanothermotherfather I)

Lagi-lagi, ini kedua kalinya saya menulis tentang Rendra setelah saya menulis di jalur indie saya.

Posted In Bahas Buku
Writer jalaindra
jalaindra at Rendra dan Puisi (11 years 12 weeks ago)

tampaknya, si eneng satu ini sedang bersemangat sekali untuk berkenalan dengan puisi..

Writer pikanisa
pikanisa at Rendra dan Puisi (11 years 12 weeks ago)

mizz_poe wrote:
Manusia tidak memiliki kemampuan untuk memutuskan benar atau salah secara mutlak.

Kasihannya Pak Abraham MAslow, Mbah Carl Roger dan lain2 nya dong Mbak.

"Manusia akan berkembang for to be a fully fuctioning person", kalo hanya untuk daya hidup, apa bedanya dengan zombie...

hiii aye mah kagak mauuuuuu...

ngapain aye sekolah tinggi2, kerja banting tulang klo nyata2 aye bisa hidup dengan numpang di emak babe aye?

hehehehe... just bubbling mbak

Writer johanes.koen
johanes.koen at Rendra dan Puisi (11 years 12 weeks ago)

setelah membaca rendra, teruskanlah dengan 'membaca' rendra mizz_poe

Writer Megan
Megan at Rendra dan Puisi (11 years 12 weeks ago)

pikanisa wrote:
mizz_poe wrote:
Manusia tidak memiliki kemampuan untuk memutuskan benar atau salah secara mutlak.

Kasihannya Pak Abraham MAslow, Mbah Carl Roger dan lain2 nya dong Mbak.

"Manusia akan berkembang for to be a fully fuctioning person", kalo hanya untuk daya hidup, apa bedanya dengan zombie...

hiii aye mah kagak mauuuuuu...

ngapain aye sekolah tinggi2, kerja banting tulang klo nyata2 aye bisa hidup dengan numpang di emak babe aye?

hehehehe... just bubbling mbak

setuju dgn pikannisa
setiap manusia itu beda2 lg, beda pendapat asal tetap cinta damai saja lah coey!

Writer mizz_poe
mizz_poe at Rendra dan Puisi (11 years 12 weeks ago)

johanes.koen wrote:
setelah membaca rendra, teruskanlah dengan 'membaca' rendra mizz_poe

yah, biasa si putri kenapa klo ngemeng kagak sesuai ama isi kepala? jadi bukan karena rendra nya, tapi karena akhirnya saya nemu lasan untuk hidup. itu aja kok?
@ pikanisa : sa, lou tau kenapa gua pulang? gua engga tau di mana rumah gue yang sebenarnya di planet bumi ini. mungkin kudu ekspansi nke mars?
@ jalaindra : kow dan nyastramu... baek2 lah kawan. mo sampe kapan kow hidup dengan sastra? walau, yah? aku ytak cukup berani utk mengawini sastra dan menentang orangtua *jalaindra, saya ud menyelesaikan apa yg saya mulai. ingat percakapan2 di TARGET?*
@ Bang Jo : lagi2, kenapa sih ni orang sentimen mulu. daya hidup, daya hidup. persetan dengan puisi dan rendra. yang penting saya masih ingin hidup.
@ Rendra : aku menggubahnya dari chairil anwar mungkin?
Aku ini Perempuan Jalang, dari kumpulannya terbuang.

>:) =D> ---> mampus lo put,,, bikin entropi meningkat dan kekacauan sistem terbentuk >:)

Writer pikanisa
pikanisa at Rendra dan Puisi (11 years 12 weeks ago)

mizz_poe wrote:

@ pikanisa : sa, lou tau kenapa gua pulang? gua engga tau di mana rumah gue yang sebenarnya di planet bumi ini. mungkin kudu ekspansi nke mars?

>:) =D> ---> mampus lo put,,, bikin entropi meningkat dan kekacauan sistem terbentuk >:)

halahhh... kasiannya dirimu naaakkk... korban gusuran? :)) :))

To be fully functioning person buat mu jangan2 dengan membuat kekacauan sistem terburuk.

*de-dot* gimana jeng?