Pertemuan

tersebutlah empat mata air
bergolak penuh hidup
untuk setiap pengelana
di gunung hijau

suatu hari mereka turun gunung
penuh kerinduan bertemu
menjadi satu sungai
beria-ria mengarungi rimba

kata dan imaji melanda
langit batasnya

tersebutlah empat mata air
menyejukkan pengelana
di gunung hijau

Read previous post:  
36
points
(0 words) posted by Fany Ijo 9 years 8 weeks ago
72
Tags: Puisi | lain - lain
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer januari
januari at Pertemuan (9 years 8 weeks ago)
90

memang artistiklah...karya diatas. namun untuk mencapai familiar harus diekspose secara terfokus. dan kukatakan, sebaiknya familiar adalah nanti jikalau anda terkenal dan karya tersebutlah miliknya. Namun jika dilihat dari alur familiar...maka poin anda, bilakah 1 pada nominal tertinggi 6, karena nuansa akademik dan kecendrungan huruf e & f yang serupa. trims.....

Writer samalona
samalona at Pertemuan (9 years 8 weeks ago)

Saya terima masukannya. Rupanya terasa kalau puisi ini dibuat dalam waktu yang singkat, kurang eksplorasi.
Terima kasih, gus. Your opinion matters to me.

Writer obscure
obscure at Pertemuan (9 years 8 weeks ago)

Misteri kehidupan memang dapat mempertemukan garam di laut dan asam di gunung,,Salam

Writer dewi linggasari
dewi linggasari at Pertemuan (9 years 8 weeks ago)
100

Sang pengelana yang tak henti mencari air kehidupan,,,,,