Primea - Prolog

Alkisah, seorang cendekiawan ditemukan sekarat di salah satu negeri tandus Tanah Utara, Eusia. Tepatnya di sebuah perkampungan kumuh di pinggiran Eusia. Ia dibawa ke rumah kepala kampung itu, untuk diobati. Selang beberapa bulan, kondisinya membaik. Tapi, tetap saja ia masih sakit. Di kemudian hari, setelah ia sanggup berbicara, para penduduk menyadari bahwa cendekiawan itu tidak hanya sakit, tapi juga gila.

Ia banyak berceloteh tentang sebuah pulau di Tanah Selatan yang dikaruniai dengan hujan yang turun secara rutin. Awalnya, ia hanya ditertawai. Bagaimana mungkin ada hujan yang bisa turun secara rutin di dunia tandus itu, meskipun di Tanah Selatan sekalipun. Di dunia ini, hujan tak pernah turun secara rutin. Hujan hanya turun saat Sang Pencipta berbaik hati untuk menurunkannya, itu pun sangat jarang. Dalam setahun, frekuensi turun hujan hanya sejumlah hitungan jari. Sekalinya turun, intensitasnya rendah sekali. Jadi, tak seorang pun peduli pada celotehannya. Namun, celotehannya itu makin lama makin mempengaruhi anak-anak. Membuat mereka berkhayal tentang negeri impian yang bahkan tak pernah ada. Para orangtua pun marah. Mereka menuduh cendekiawan itu menciptakan khayalan-khayalan untuk meracuni pikiran anak-anak mereka. Ia pun diusir. Sampai sekarang, tak seorang pun tahu keberadaannya.

Bertahun-tahun kemudian, salah seorang penduduk menemukan catatan perjalanan cendekiawan itu yang tertinggal saat ia diusir. Tertulis: Penemuan Sisa-Sisa Negeri Impian yang Hilang.

Tak ada hal khusus yang tertulis dalam catatan itu, hanya hari-hari sang cendekiawan dalam usahanya menemukan negeri impian itu. Namun, ada tulisan dalam catatan itu yang benar-benar mendeskripsikan dengan amat akurat kondisi sebuah pulau yang diyakini oleh sang cendekiawan sebagai sisa-sisa negeri yang hilang itu. Keberadaan sang cendekiawan di pulau itu sendiri tidak ditulis. Hingga tak seorang pun yang tahu pasti apakah sang cendekiawan memang pernah ke sana atau tidak. Penggambaran tentang pulau itu hanya tertulis dalam beberapa alinea, namun hal itu tetap bisa membuat para manusia di dunia tandus itu terpukau saat membacanya. Seperti inilah bunyi tulisan itu…

Pulau itu terkepung oleh benteng-benteng bukit hijau yang berdempetan satu sama lain. Di tengahnya, terhampar dataran subur tempat segala tumbuhan bisa hidup. Kekayaan alam yang berlimpah. Peradaban mereka tak terbayangkan. Sebuah peradaban modern yang mengisolir dirinya sendiri dari dunia tandus di luar sana. Sebuah peradaban modern yang berbaur menawan dengan alam liar di sekitarnya.

Di pulau itu sendiri menyediakan apa yang para penduduk butuhkan untuk hidup. Dari dalam bumi, mereka bisa menggali harta berharga yang nilainya melebihi emas. Kayu begitu melimpah untuk diolah para tukang kayu. Bebatuan berkualitas tersebar di seluruh penjuru pulau untuk digunakan para tukang bangunan. Tanaman obat yang berkhasiat bagus begitu banyaknya untuk diracik para ahli medis. Rakyat pulau itu hidup sejahtera karena sistem yang dijalankan dengan baik.

Lebih dari itu, pulau tersebut tak pernah kekurangan air. Karena air mengalir dari mana saja. Mata air pegunungan, sungai-sungai, dan danau-danau. Dan hujan senantiasa turun dalam periode waktu tertentu. Rutin.

Kota Metropolis mereka berada di pusat pulau, dengan istana raja setinggi puluhan kaki. Jalan keluar dan menuju istana berasal dari segala arah. Tak hanya para petinggi dan berpunya yang boleh masuk istana, tetapi juga para penduduk pesisir dan orang-orang gunung yang kumuh. Karena istana itu bukan milik raja, melainkan milik rakyat negeri itu. Tempat yang kemudian terus dijaga dari generasi ke generasi. Setiap raja baru selalu mengungguli raja sebelumnya dalam segala hal. Dan setiap raja baru tersebut selalu menjunjung tinggi tradisi yang telah berjalan. Hingga akhirnya tempat itu menjadi keajaiban karena keindahan, kekayaan alam, dan pribadi besar penduduknya.

Begitu banyak kanal di pulau itu. Kanal itu dibuat hingga jauh ke daratan, dengan lebar hingga seratus meter dan kedalaman hingga lima puluh meter. Beberapa yang cukup besar dipergunakan sebagai pelabuhan. Meskipun kapal-kapal tak pernah berlayar sampai jauh ke utara, kapal-kapal tersebut bisa berlayar cukup jauh untuk menangkap ikan di perairan yang subur itu.

Pulau yang begitu melimpah itu terpenjara oleh samudera ganas di sekitarnya. Terputus dari dunia, seolah merupakan dunia lain yang benar-benar berbeda. Bahkan negeri-negeri Tanah Selatan yang lain pun sama tandusnya dengan negeri-negeri Tanah Utara, dengan hanya memiliki beberapa titik Oase di tiap negerinya.

Sebuah negeri antah berantah yang bahkan tak tercantum di peta dunia paling tua sekalipun. Sebuah negeri yang disembunyikan lautan yang menggelora mematikan. Sebuah negeri yang telah menguap dari realita. Para penduduk pulau itu menyebut negeri mereka dengan nama … Primea.

Kisah singkat yang tertulis di catatan perjalanan cendekiawan itu, pada akhirnya gagal dimusnahkan oleh para petinggi Eusia. Meski bukti tertulisnya telah dibakar habis, kisahnya sendiri telah menyebar luas hingga Letta, sebuah negeri pesisir di Tanah Utara. Pada awalnya, banyak yang percaya. Banyak yang mencoba mencari cendekiawan itu, satu-satunya yang berhasil kembali dari negeri itu. Namun, tampaknya cendekiawan itu seperti telah ditelan bumi, lenyap tanpa jejak. Banyak pula yang mencoba mencari sendiri keberadaan negeri impian tersebut, tetapi semua gagal. Hanya sedikit sekali yang mampu kembali. Dan cerita yang diperoleh dari sedikit yang kembali itu hanyalah kengerian lautan yang hampir menelan mereka. Lambat laun, keyakinan para penduduk dunia memudar.

Kisah mencengangkan tentang negeri yang dikaruniai hujan yang turun secara rutin itu, perlahan berubah menjadi dongeng pengantar tidur yang dibisikkan ke telinga anak-anak. Dongeng yang membangkitkan hasrat anak-anak itu. Tentu saja, perlahan hasrat itu memudar seiring kesadaran mereka setelah beranjak dewasa. Bahwa yang namanya negeri khayalan, memang hanyalah khayalan semata. Tidak lebih.

Di masa sekarang, Primea hanya dikenal sebagai negeri dongeng yang tak pernah ada. Karena kenyataan di hadapan mereka hanyalah dataran tanpa hujan yang pasti. Dan mereka harus hidup dengan menerima kenyataan itu.

Read previous post:  
Read next post:  
Writer aocchi
aocchi at Primea - Prolog (8 years 28 weeks ago)

EDITED xD

saya gak tahu deh, apa sudah benar-benar terperbaiki ==a

Writer heinz
heinz at Primea - Prolog (8 years 28 weeks ago)
70

Sepertinya ada transisi yang gak mulus saat cerita tentang cendekiawan yang lalu beralih pada negeri makmur rahasia.

Writer aocchi
aocchi at Primea - Prolog (8 years 28 weeks ago)

iya, memang... sudah saya edit sih.. tapi belum saya pajang di sini.. bentar lagi saya masukin ^_^

makkie at Primea - Prolog (8 years 31 weeks ago)
80

sip,,idem ma om cyon en tante anggra,,terlalu cepat..

terus menurutku otakku yang ada di dengkul ini,,ada logika yang sedikit aneh,,kan ada kapal2 dari primea yang keluar melaut,,apa tidak ada yang pernah melihatnya setelah sekian lama..??
kalo bisa bagian kengerian lautnya lebih diseramkan,,kaya pas mau dekat pulau disambar geledek tu kapal,,atau ada torpedo heuheuheu..
terus ada masukan nih,,
logika kebaliknya,,apa orang-orang primea tidak ada yang ingin pergi keluar dari tu pulau..??kan aneh,,masa mereka tidak meneliti keberadaan..ada ga kira2 orang2 primea yang menjelajah luar primea terus ketangkap terus di interogasi asalnya dari mana,,di cek ktpnya..heuheuheu...iseng2 aja si...
besog2 saya lanjut..*ngecek dulu list bacaan yang belum dibaca,,ah..selamat..anda giliran ke 173...

Writer alcyon
alcyon at Primea - Prolog (8 years 32 weeks ago)
80

narasi tentang primea bagus, cuman terlalu cepat masuk. bener kata tante anggra, seharusnya ada penjelasan dulu, misalnya: ...dalam catatan itu tertulis...dsb...
btw, saya baru baca sekarang. terlalu banyak cerita fantasi disini yang butuh dibaca.

Writer matadewa
matadewa at Primea - Prolog (8 years 32 weeks ago)
100

keren. . .
belum bisa komen, gka sabar kepingin baca lanjutannya

Writer neko-man
neko-man at Primea - Prolog (8 years 33 weeks ago)
80

Hmm prolog yang jelas itu bagus, tapi agak datar.

Writer aocchi
aocchi at Primea - Prolog (8 years 33 weeks ago)

ternyata memang datar ya?
.
dan sepertinya memang perlu perbaikan di sana sini..
sankyuu, all ^o^

Writer anggra_t
anggra_t at Primea - Prolog (8 years 33 weeks ago)
70

overall, nice idea. nice description as always, but...
penyampaiannya agak bikin saya bingung. @.@

Quote:
Bertahun-tahun kemudian, salah seorang penduduk menemukan catatan perjalanan cendekiawan itu yang tertinggal saat ia diusir. Tertulis: Penemuan Negeri Impian yang Hilang.
.
Pulau itu terkepung oleh benteng-benteng bukit hijau yang berdempetan satu sama lain. Di tengahnya, terhampar dataran subur tempat segala tumbuhan bisa hidup. Kekayaan alam yang berlimpah. Peradaban mereka tak terbayangkan. Sebuah peradaban modern yang mengisolir dirinya sendiri dari dunia tandus di luar sana. Sebuah peradaban modern yang berbaur menawan dengan alam liar di sekitarnya.

dari ngomongin catatan tau2 ngomongin pulau. yah, mungkin pulau ini yang disebut primea itu. tetapi coba deh dibaca lagi dari awal. terasa kurang nyambugnya. bagusnya, dibuat sedikit introduksi, bahwa negeri antah berantah ini adalah sebuah pulau, dsb. jangan tiba2 pindah cerita soal pulau..
oke, lanjut :)

Writer aocchi
aocchi at Primea - Prolog (8 years 33 weeks ago)

ah, benar juga O_O
sankyuu >.<

Writer smith61
smith61 at Primea - Prolog (8 years 33 weeks ago)
2550

Hmm datar prolognya hehehe

good luck

Writer synrio
synrio at Primea - Prolog (8 years 33 weeks ago)
80

Lanjut dulu deh

Writer kayvisigoth
kayvisigoth at Primea - Prolog (8 years 34 weeks ago)
40

bagus. tapi setuju dengan yang sebelum-sebelumnya, kalo saya hampir bisa menebak kelanjutannya.
tapi saya sangat tunggu kelanjutannya ^^

Writer Zoelkarnaen
Zoelkarnaen at Primea - Prolog (8 years 34 weeks ago)
100

Belum bisa komentar soal cerita, idenya lumayan klise tapi menarik. Saya selalu tertarik cerita2 pencarian lost land atau lost city.

Salam kenal... ^^

Writer cat
cat at Primea - Prolog (8 years 34 weeks ago)
80

wow ... menunggu lanjutannya ...

semoga makin banyak kejutan

Writer nemo
nemo at Primea - Prolog (8 years 34 weeks ago)
80

nice..
:)

Writer Shinichi
Shinichi at Primea - Prolog (8 years 34 weeks ago)
80

keren! :D

ahak hak hak

Writer sapto
sapto at Primea - Prolog (8 years 34 weeks ago)
50

Mungkin dpt inspirasi dari Plato ttg Atlantis ya? tetap semangat.

Writer aocchi
aocchi at Primea - Prolog (8 years 34 weeks ago)

ah, tau aja.. tapi, tentu saja inspirasi saya datang dari banyak hal ... gak cuma dari Atlantis ^^

Writer ad4m
ad4m at Primea - Prolog (8 years 34 weeks ago)
60

ditunggu

Writer Alfare
Alfare at Primea - Prolog (8 years 34 weeks ago)
80

Wuaa, ini benar-benar prolog. Menurutku masih bisa ditambahin elemen-elemen lain yang membuat segala sesuatunya lebih menarik lagi sih. Tapi liat lanjutannya dulu aja untuk sementara ini.

Writer 145
145 at Primea - Prolog (8 years 34 weeks ago)
80

Biasanya sih tema yang sederhana membuka peluang pengembangan yang lebih luas.
-
@DMG:
Kayaknya secara general hampir semua ide sudah pernah dipakai (cek tvtropes). Kita cuma bisa mengkombinasikan, mengembangkan, atau kreatif pada detilnya.

Writer p.yudasetya
p.yudasetya at Primea - Prolog (8 years 34 weeks ago)

Kalo nanti emang bakal ada lanjutannya, deskripsi Primea dibikin lebih detil dong.. Maksudnya, dibikin bahwa Primea itu bener2 negeri impian. Ceritain ttg pesona alamnya, keindahan2 yg mengistimewakan Primea, dll. Jadi Primea itu sendiri bisa jadi daya tarik bwt pembaca.
Eia, salam kenal.
Ditunggu ya lanjutannya..
:)

Writer aocchi
aocchi at Primea - Prolog (8 years 34 weeks ago)

ooh, mengenai detail Primea sengaja saya cantumkan nanti saja di pertengahan.. gak asyik klo dari awal sudah dibeberkan semua ^_^

Writer ramAOKIJI
ramAOKIJI at Primea - Prolog (8 years 34 weeks ago)
100

teratur rapi, hehe, tapi selesaikan silencenya dulu ya.. salam kenal ai

Writer aocchi
aocchi at Primea - Prolog (8 years 34 weeks ago)

eh, iya... proyek dua cerita ini saya kerjakan berbarengan kok.. biar ada variasi suasana dan gak suntuk terus-terusan ^o^

salam kenal juga ^^

Writer duniamimpigie
duniamimpigie at Primea - Prolog (8 years 34 weeks ago)
80

Berpotensi sebenerna. Saya menebak cerita ini akan berkisar pada pencarian Primea oleh tokoh utamana. Klo memang benar begitu, sebenerna ide cerita itu terlalu banyak yang pakai. Mungkin akan lebih baik jika punya daya tarik tersendiri sebagai bumbu ide dasar yang klise itu ^^
.
Saya tunggu lanjutanna ya.... =)