Rindu Gugur

Daun-daun gugur

merindukan tanah gembur

 

Jakarta dimalam hari

lampu-lampu merkuri

anak-anak bingkam

mengecup jembatan

 

 

gedung-gedung berpendar indah sekali

layaknya cahaya bintang beralih ke bumi

tapi tak memberi arah pasti, di sini

 

Jakarta tak pernah mati

kecuali hati nurani

seperti daundaun

berguguran

 

angin dan debu

berseteru

 

 

haridjogja

27okt2011

Read previous post:  
19
points
(62 words) posted by mawar_hitam 7 years 47 weeks ago
63.3333
Tags: Puisi | kehidupan | darah
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer januari
januari at Rindu Gugur (7 years 46 weeks ago)
90

cukup baguuus... oh iya, bingkam apasich? trims yuuups.
see you... sastra oh sastra.

Writer pudjangga patah hati
pudjangga patah hati at Rindu Gugur (7 years 46 weeks ago)
100

indahnya hidup dijakarta.....bagai candu!!hak hak hak akh