ELACTIC Suit (Prolog 1/2)

‘Trtttt… Trtttt…’ “Upload 90 percent completed…”

‘Cleck!’

“Aku harus membunuhmu.” Pistol Barreta 92 putih siap memuntahkan timah panas kapan saja pada ubun-ubun belakang pria muda yang sedang duduk berhadapan dengan layar komputer besar laboratorium redup ini.

“Tugasku sudah selesai.” Kata pemuda yang sedang ditodong itu.

‘DARR!’ Sebuah alat kecil berbentuk persegi panjang gelap yang menancap pada komputer laboratorium itu hancur seketika.

“Transmitter itu juga sudah smenyelesaikan tugasnya.” Kata pemuda itu lagi.

“Mereka akan datang Grey.”

“Langkahmu benar memanggil mereka Serena.” Dari perkataan santai itu, Grey membalikkan badannya dengan kursi kantor putar yang didudukinya secara cepat dan tak terduga Grey juga melompat menghindari moncong pistol Barreta 92 milik Serena. Secara serentak Serena dan Grey memuntahkan isi pistolnya masing-masing. Serena sengaja membidik lengan kiri Grey, sedangkan Grey membidik kaki Serena.

“Kenapa kau lakukan ini padaku?” “Aku mencintaimu dan kau tau itu.” Serena menahan sakit dengan memegangi kaki kirinya dan tergeletak diatas lantai.

Grey hanya tersenyum menahan darah dari lengan kirinya lalu menembak lengan kanan Serena yang memegang pistol. “Maafkan aku, itu untuk melindungi dirimu. Aku akan mencarimu. Jika aku tidak melakukan ini aku akan kehilangan keluargaku. Kau tahu seperti apa negaraku?” “ Aku berjanji. Akan mencarimu dan memperbaiki ini semua.” Grey hanya tersenyum pahit langsung meninggalkan ruangan itu.

Berlari dan berlari. Ia harus segera meninggalkan negeri itu. Pasukan khusus Searca, yang pasti rekan Serena sudah mengepung dan masuk ke dalam laboratorium yang disamarkan menjadi rumah biasa ini.

‘DAR!’ Ada seseorang sudah menembaknya dari arah pintu yang baru saja ia tinggalkan. Grey hanya melirik sesaat, dan ia langsung tau bahwa itu bidikan Serena menggunakan tangan kirinya. Setelah itu jendela-jendela dikoridor yang ia susuri hancur satu-persatu mengarah mengejar dirinya, tanda ada tembakan senapan mesin kaliber besar yang ingin membunuh dirinya dan juga menunjukkan bahwa pasukan khusus Seacra sudah ada pada lantai pertama dan sudah mengamankan seorang penemu penting sekaligus ayah angkat Serena.

Grey hanya bisa bersyukur dapat sampai di ujung koridor lantai kedua ini tempat di ujung bawah tangga ke lantai ketiga. Ketika itu tembakan dari luar berhenti digantikan tembakan beruntun dari ujung lain koridor itu, yaitu dari punggung Grey dari arah tangga lantai pertama yang tepat ada disebelah ruang komputer tadi. Tidak menunggu pasukan khusus itu membunuhnya Grey segera naik ke lantai ketiga.

Di atas atap laboratorium yang disamarkan menjadi rumah biasa itu pesawat jet pengangkut ringan milik negaranya, Kerajaan Husfet mengambang menunggunya dengan mode stealth. Menyadari bahwa jalan keluarnya ada di ujung lain koridor lantai tiga itu, Grey terus memacu langkah larinya. Di luar jendela besar ujung koridor lantai tiga itu semalam Grey sudah memasang alat pemancar jarak pendek yang akan dibaca oleh pesawat jet pengangkut ringan NS-08 penjemputnya.

Grey terus berlari menuju jendela yang sudah diaturnya terbuka semalam. Dan tampak tali perak besar tergantung di depan jendela besar itu. Grey melompat berpijakan pada bibir bawah jendela itu. Disambarnya tali perak yang menggantung di udara kosong tersebut. Secepat kilat disimpulkan sekenanya tali itu pada lengan kanan Grey yang masih sehat setelah ia melempar pistol Makarov 22 miliknya.

Seketika itu tali melayang tersebut tertarik ke atas tersedot sebuah lubang gelap persegi yang menganga di ujung tali itu. Dan Grey pun menghilang.

Tak lama setelah itu dari atas udara bergerak jatuh benda berbentuk tabung dengan ujung lancipnya mengarah ke tanah, pada perut benda itu tertulis ‘A-CANOPUS BOMB 256-74G’ siap meratakan sebuah provinsi dan tepat mengarah ke laboratorium-rumah itu.

Read previous post:  
Read next post:  
Writer nusantara
nusantara at ELACTIC Suit (Prolog 1/2) (14 weeks 5 days ago)
70

saya pengen nulis cerita begini tapi susah nulis, deskripsinya susah, bagus kalau dibayangkan adegan per adegan

Writer deelaNErth
deelaNErth at ELACTIC Suit (Prolog 1/2) (4 years 41 weeks ago)
60

keren~ lanjutannya?

Writer kyuukou okami
kyuukou okami at ELACTIC Suit (Prolog 1/2) (7 years 45 weeks ago)

Bagus! Aku paling kagum sama orang yg bisa menulis cerita action karena buatku, action itu susah ditulis kalo kita ga membayangkannya scara detil! >o

cuma..kayaknya ada banyak typo ya?

Hehe..
LANJUTKAN! *SBY mode on*

Writer zetna_yoga
zetna_yoga at ELACTIC Suit (Prolog 1/2) (7 years 45 weeks ago)

mksi bro..hhe
ksi nilai dong...hehhe"

bs sbutin g salah" e?..bwt intropeksi neh,,

Writer kyuukou okami
kyuukou okami at ELACTIC Suit (Prolog 1/2) (7 years 45 weeks ago)

Bagus! Aku paling kagum sama orang yg bisa menulis cerita action karena buatku, action itu susah ditulis kalo kita ga membayangkannya scara detil! >o

cuma..kayaknya ada banyak typo ya?

Hehe..
LANJUTKAN! *SBY mode on*