Jembatan

 Mak, kapan kita pulang?

 hari sudah mulai petang

 sampai kapan kita di sini

menunggu air sungai surut kembali?

 

                        sabarlah anakku sayang

                        Gusti Aloh Maha Nguping   

                         tunggu sebentar lagi mungkin ada

                         tukang perahu atau rarakit  pun tak apa

 

Mak, aku mau pulang

perut lapar tak henti dendang

kemana jalan lain ada

pengganti arah ke gubuk kita?

 

                         ini dusun jauh dari kota

                         tidak ada jalan raya atau jalan bagus, Nak

                          jembatan ini satu-satunya yang ada

                          kita tidak bisa berenang, arus terlalu deras berarak

 

kenapa cuma satu dan tidak dibetulkan?

lalu kita tidur di mana, Mak?

di keranjang ini hanya ada seikat sayur layu dan ubi lanas

kita tidak mungkin makan sebab bapak dan adek di gubuk menunggu

menahan lapar dari kemarin lusa

 

                             ini daerah bukan lagi milik kita

                             petinggi pemerintah di istana alih berkuasa

                             lupa dengan kewajibannya dan hak rakyat jelata

                             jembatan dibetulkan atau tidak kita tak dapat memaksa

                            hanya bisa pasrah dan berdoa pada Yang Esa

 

 

 

 

3 minggu kemudian, setelah air sunagi surut merendah, warga berdesakkan hiruk-pikuk. Semenjak musim penghujan dan banjir bandang naik ke permukaan, memang tak ada warga yang berani keluyuran ke daerah aliran sungai.

Ada ibu-ibu yang menjerit samil menutup kedua matanya dengan telapak tangannya, tak sedikit juga yang menutup hidung sambil sesekali berbisik riuh-rendah di kerumunan.

telah ditemukan 2 orang mayat yang diperkirakan ibu dan anaknya yang kurus seperti hanya kulit yang melekat pada kerangkanya membusuk di pinggiran sungai perbatasan dusun A dengan dusun B. Kemungkinan besar di dusun lain sepanjang aliran sungai yang beberapa waktu lalu meluap ini pun terdapat korban mengenaskan lainnya, serta korban hilang yang terbawa arus.

 

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer kholil ahmad
kholil ahmad at Jembatan (7 years 24 weeks ago)
80

ndongeng bu?

Writer Ly_just_a_named
Ly_just_a_named at Jembatan (7 years 24 weeks ago)

^^

Writer Rana
Rana at Jembatan (7 years 32 weeks ago)
70

Mengerikan. Eh, tapi ungkapan

"Gusti Aloh Maha Nguping"

Kayanya mengarah ke konotasi negatif ia, kata-kata "nguping"-nya . . .

KEEP SPIRIT ..!!

Writer Ly_just_a_named
Ly_just_a_named at Jembatan (7 years 32 weeks ago)

hmm itu maksudku pake bahasa sunda kalo ku tulis ngadangu kan kasar tuh, halusnya nguping, tapi entah apa ada yang lebih halus dari itu, klo ada boleh donk masukannya.

klo 'nguping' di bahasa indonesia sih mang udah negatif = menguping