Buruh Pukul Tujuh



dalam pagi yang pelan mengangkat
mesin-mesin mulai menderu
membawa asap-karat
berangkat terburu
lalu kita beku
dari gerak
detak
ya
tujuh:
sepuluh
menunggu
berhimpit erat
kedua bahu muda
teraba nafas yang lambat
pertanda hidup kini semakin
                                           singkat.









 

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer nafi
nafi at Buruh Pukul Tujuh (7 years 22 weeks ago)
90

saya sukaa iniii!!!

Writer januari
januari at Buruh Pukul Tujuh (7 years 25 weeks ago)
90

gratz... good job.
thats all... could you happy?
see you... sastra oh sastra.

Writer luna arata
luna arata at Buruh Pukul Tujuh (7 years 26 weeks ago)
70

Ironi ya, semakin lama manusia semakin lupa caranya menikmati waktu

salam

Writer redtailqueen
redtailqueen at Buruh Pukul Tujuh (7 years 26 weeks ago)
70

buruhnya lg sakit kak? :o
bentuknya lucu :3

Writer diane_yuyie
diane_yuyie at Buruh Pukul Tujuh (7 years 26 weeks ago)
70

good job

Writer stilldaydreaming
stilldaydreaming at Buruh Pukul Tujuh (7 years 26 weeks ago)
100

Su-suka... >.<.
Entah kenapa kerasa sesaknya...

Writer akazia
akazia at Buruh Pukul Tujuh (7 years 26 weeks ago)
90

manteb nih...

Writer Fee
Fee at Buruh Pukul Tujuh (7 years 26 weeks ago)
90

kereeennnn... :)

Writer arien arda
arien arda at Buruh Pukul Tujuh (7 years 26 weeks ago)
80

nice poem....i like ur poem...great job.. keep writing

Writer milanadwiartha@yahoo.co.id
milanadwiartha@... at Buruh Pukul Tujuh (7 years 26 weeks ago)
40

polanya tulisannya bagus

Writer Dedalu
Dedalu at Buruh Pukul Tujuh (7 years 26 weeks ago)
100

:o
*lidahku kelu*
ra-rapi banget T_T, berbentuk :o sa-saia nggak bisa ngomong apa apa :o
*kepingin buat puisi beginian* T_T