7 November

Hari ini kamu lahir, Sabtu Pon, 7 November. Saat hujan cuma rinai, lama-kelamaan deras. Dini hari, saat kelam serupa telaga tanpa batas, kelahiranmu mengubah hampa jadi nyawa.

Pukul 00.30 WIB. Setiap tahun kamu ulang, ulang tahun, tanpa tahu mengapa ulang tahun mesti dirayakan. Setiap tahun di tanggal serupa kamu ucap doa (kenapa? Setiap hari, kan, bisa berdoa), mengkhususkan harapan luar-biasa, dan mendapat selamat serta kado iming-iming.
 
Senangkah kamu? Setelah hari terkelupas esok, berbedakah kehidupanmu? "Sama saja," kamu bilang. Satu-satunya yang berubah darimu adalah usia. Dua puluh empat tahun. Yeah, kamu diingatkan segenap jagat raya soal tempo kehidupan. Dua puluh empat tahun di dunia; dua puluh empat tahun jadi manusia.

Kamu pun bingung mengapa setiap tanggal lahirmu berulang orang-orang meminta perayaan. Padahal, setiap hari kamu rayakan kelahiranmu, melalui peringatan abstrak--kontemplasi dan cobaan yang berfusi.

Selamat "bersenang-senang", Btari. Akhirnya keinginanmu untuk 7 November terkabul. Embara entah ke mana, nyenyat sendiri entah di mana.

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer Gea_Freecss
Gea_Freecss at 7 November (7 years 23 weeks ago)
90

Judulnya sama seperti tanggal kelahiranku
#shock berat (=..=!!)a

Writer b.heavirain
b.heavirain at 7 November (7 years 23 weeks ago)

hehehe, kalau begitu sama dong!
Terima kasih sudah mampir.:)

Writer as44
as44 at 7 November (7 years 23 weeks ago)
2550

setuju sekali.
setiap pagi kita dianugrahi nyawa baru. dan kehidupan baru.
:-D:-D

Writer b.heavirain
b.heavirain at 7 November (7 years 23 weeks ago)

Sepakat!
Terima kasih sudah baca :)