'Sampah'

Jiwa, Teronggok tak terbayang
Dalam tumpukan kemunafikan
Batin, ternisan menyisakan tawa
Menggunungi kenistaan

Tak puas mengobati dahaga
Masih juga menjarah senyum

Kaum 'sampah'
Mengais jelak dalam ampas
Mengemis secuil kebahagiaan

Namun ...
Tak jenuh menetas dakwa
Tak bosan mencaci-maki

Oh, betapa kotor nuranimu!

Note : diikutsertakan dalam ujian puisi cendolers-

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer AuThoRities_Ly
AuThoRities_Ly at 'Sampah' (7 years 25 weeks ago)

wah, masih harus belajar saya .. colek om Utara dan Petak Dela ... eh Tujuh ...

Writer petaktujuh
petaktujuh at 'Sampah' (7 years 25 weeks ago)
90

omaaa.. #eh :))

Writer revalina
revalina at 'Sampah' (7 years 25 weeks ago)

maksud dan tujuannya kurang tersampaikan loh

Writer kaning
kaning at 'Sampah' (7 years 25 weeks ago)
70

aku seperti mendengar kau membacakannya, hehe

Writer kaning
kaning at 'Sampah' (7 years 25 weeks ago)

aku seperti mendengar kau membacakannya, hehe

Writer ludere actu
ludere actu at 'Sampah' (7 years 25 weeks ago)
60

:D

Writer Tetes Embun Pagi
Tetes Embun Pagi at 'Sampah' (7 years 25 weeks ago)
60

"Jiwa, [T]eronggok tak terbayang"?
petik tunggal di judul?

hihi, stop piracy! :)

Writer Utara
Utara at 'Sampah' (7 years 25 weeks ago)
80

Hehe oma berapi api sangat menentang plagiat
Dukung abis deh :D

Writer AuThoRities_Ly
AuThoRities_Ly at 'Sampah' (7 years 25 weeks ago)

*pengaruh banyak cerita dan puisi kekom yang diplagiat orang*

Writer AuThoRities_Ly
AuThoRities_Ly at 'Sampah' (7 years 25 weeks ago)

MENENTANG KERAS PLAGIAT DALAM BENTUK APAPUN!!!

Saduran diperkenankan apabila mencantumkan link atau nama penulis asli. Terima kasih.