cinta tak bertepuk I

itu aku waktu dulu, waktu aku masih benar-benar memiliki sesuatu yang menurutku indah, senyum. ketika aku masih saja dapat tersenyum ketika melihatmu duduk dengan kekasihmu di pekarangan sekolah. ketika kamu merangkul penuh perhatian kekasihmu ketika berjalan menyusuri lorong sekolah.

aku baru saja jatuh, jatuh dalam suatu dimensi dunia dalam duniaku di dunia ini. aku jatuh, benar-benar jatuh. jatuh ke sana, yang paling dasar, aku jatuh dalam dasar kelamku. aku sendiri dalam gelap kelamku. aku sakit dalam luka kelamku. aku sendiri disana, jauh dari sapaan indah mentar yang dulu selalu menyapaku dengan senyum cerahnya. tapi sekarang aku jatuh, aku jatuh sendiri. dan sekarang aku sendiri.

aku diam di sana, di dasar sana aku diam mencoba melupakan , tapi apa ? semakin aku mencoba semakin aku teringat. aku sudah disini sendiri. aku mencoba untuk jauh agar tak jatuh lagi, aku sudah di dasar, jadi tak mungkin jatuh lagi.

tapi tiba-tiba saja aku melihat sesuatu di ujung kelamku, disana ada cahaya.dia datang ntah dari mana. aku tak tahu dia apa. aku hanya diam ketika melihatnya. seseorang yang baru jatuh kah ? pikirku dalam hati. pasti sakit sekali ketika jatuh di dasar kelam ini. tapi........ kenapa jatuh di dasar kelamku ? ini dasar ku ! .

aku masih saja diam, tak menghiraukannya yang masih saja menatapku disana. aku sudah terbiasa dengan sendiri dalam kelam. tapi diatetap saja melihatku dengan senyum anehnya . dia disini kenapa harus tersenyum. disini dasar kelam. bukan sebuah surga. ada apa orang surga datang kesini ? membawa senyum menjijikkan itu ?.

dia lama melihatku. aku mulai menoleh padanya. dia melangkah selangkah demi selangkah dari tiap aku menoleh padanya. sampai aku menoleh untuk yang kesekian kalinya, dia sudah ada di depanku.

dia bukan jatuh, tapi dia datang. oh inikah yang disebut orang-orang dengan kata "malaikat" itu ? aku tak tau ini apa. tapi senyumnya menenangkan, untuk sekejap aku lupa dengan kelamku. tapi hanya untuk sekejapp. aku tau apa yang akan ia lakukan, menarikku lagi.tapi aku sudah jatuh. dan aku akan tetap disana agar aku tak jatuh lagi.

dia tetap tersenyum padaku. aku selalu sendiri, malaikat itu terlalu gila untuk diutus datang padaku. setiap aku memakinya dalam hati, dia tetap saja tersenyum. membuat hati ku mulai goyah untuk tetap disana.

dia terus saja menarikku, aku mencoba untuk tetap diam. tapi aku hanya bisa mencoba dalam ketidak sanggupanku. aku tertarik kesana. ke dunia kejam yang dulu menjatuhkanku hingga sampai ke dasar kelamku kemarin. dunia kejam yang mempermainkan senyum ku.

dia selalu memberi suatu penghargaan dari hinaanku. penghargaan terbaik untuk penghinaan adalah senyuman. aku melihat isi dunia ini. kali ini aku melihat dunia bukan dari cerobong dunia kelamku. apa ini ? sangat berbeda dengan kemarin aku melihat.  aku menoleh padanya. dia tersenyum lagi.

aku mulai berfikir aku beruntung di kirimkan seorang malaikat sepertinya, dan aku berfikir aku terlalu sial untuk bertemu dengannya. aku berfikir aku terlalu bodoh untuk ikut dengannya. ikut kembali tersenyum pada dunia yang mengajarkanku luka.

aku mulai masuk kedalam dunianya, memandang dunia ini dengan cerobong dunianya. aku mulai larut dalam senyumnya. dia banyak mengajarkanku. mengajariku melihat, mengajariku merasakan, mengajariku keluar dari kelam. dan aku tak tahu apakah yang aku fikirkan ini benar . dia mengajariku terluka LAGI.

roda kehidupanku terus saja bermain dengan hatiku, kemarin aku di jatuhkan. dan sekarang aku ditarik oleh malaikat bodoh ini. aku terus saja memperhatikannya, mulai belajar bagaimana tersenyum seperti dulu. dia berhasil menarikku dari sana.

aku mulai berfikir aku bukan orang yang sial. aku berharap roda ku berhenti disini, saat aku sudah benar-benar bisa tersenyum di depan malaikat ku ini.

hari ini aku berkata pada malaikatku. "kemarin aku jatuh, dan kau menarikku. kali ini aku memohon untuk tal menjatuhkanku Lagi. " Malaikatku menatap dalam ke mataku. dia diam, senyumnya hilang.

 

*bersambung..

 

 

Read previous post:  
Read next post:  
Writer Shin Elqi
Shin Elqi at cinta tak bertepuk I (5 years 38 weeks ago)
70

huruf kapitalnya pada pulang kampung ya, hehehe...

apa yang ingin aku sampaiankan sudah tertuang di komen teman-teman, jadi aku langsung kabur saja ke halaman selanjutnya...dan salam kenal...

Writer SaGa
SaGa at cinta tak bertepuk I (5 years 48 weeks ago)
30

.

Writer CloudySummer
CloudySummer at cinta tak bertepuk I (6 years 3 weeks ago)
60

Terlalu banyak pengulangan kata, ya? Pengulangan kata ada bagusnya juga, sih. Tapi menurutku pengulangan kata yang bagus itu yang nggak disadari pembaca. Bisa juga pengulangan kata yang mengarah ke sesuatu yang puitis gitu. Kalau di sini aku bisa sadar banget ada banyak pengulangan, bikin mataku ngelirik ke bacaan yang di atas dan mastiin kalau kata-kata itu udah diulang beberapa kali, jadi kesannya agak ngebosenin :(
Ah, tapi namanya juga kita semua di sini sama-sama pemula, kan! Semuanya masih perlu belajar, hehehe. Good luck for us!

Writer rury_bee@Yahoo.com
rury_bee@Yahoo.com at cinta tak bertepuk I (6 years 3 weeks ago)
100

terimakasih kritik dan sarannya :) apresiasi yang berharga untuk pemula seperti saya. salam kenal juga untuk semuanya :)
cintaku tak bertepuk II sudah lahir loh. kritik dan saran sangat di tunggu :)

Writer cherryblossoms
cherryblossoms at cinta tak bertepuk I (6 years 3 weeks ago)
60

terlalu banyak pengulangan kata. aku pernah denger dr seseorang kl dlm dunia kepenulisan itu ada yg namanya aturan repetisi atau pengulangan. diusahakan di dalam satu kalimat gaada kata yg di ulang dan di dalam satu paragraf diusahain gaada kalimat yg di ulang. tp aku jg masih belum terlalu ngerti sih. hhehe masih belajar jg :) tp ini narasinya bagus. salam kenal :D

Writer d.a.y.e.u.h.
d.a.y.e.u.h. at cinta tak bertepuk I (6 years 3 weeks ago)

rasa2nya pengulangan kata juga bisa menimbulkan kesan puitis, justru estetikanya di situ, walau tergantung juga sama bagaimana kita menggunakannya. *haha lagaknya kayak yang ahli sastra aja nih :p

Writer cherryblossoms
cherryblossoms at cinta tak bertepuk I (6 years 3 weeks ago)

aha iya jg sih kk. ada yg justru bikin tulisan itu lebih menarik dan ada jg yg malah bikin bosen. trgantung :D

Writer celtic
celtic at cinta tak bertepuk I (6 years 3 weeks ago)

lekas sambungkan gerbongnya :)

Writer rury_bee@Yahoo.com
rury_bee@Yahoo.com at cinta tak bertepuk I (6 years 3 weeks ago)

terimakasih, tunggu ya:) ditunggu juga sarannya :)

Writer hamdan15
hamdan15 at cinta tak bertepuk I (6 years 3 weeks ago)
70

#haha, ceritanya bagus, meskipun agak bosan membacanya, imo.
.
mgkin karena bhasanya yg terlalu tinggi.

Writer rury_bee@Yahoo.com
rury_bee@Yahoo.com at cinta tak bertepuk I (6 years 3 weeks ago)

trims :) maaf baru pemula :) mohon bimbingan di cerita selanjutnya :)

Writer rifkaazzahra
rifkaazzahra at cinta tak bertepuk I (6 years 3 weeks ago)
60

puitis amat kk hehe
kepuitisannya bikin narasi jadi agak bertele-tele..

Writer rury_bee@Yahoo.com
rury_bee@Yahoo.com at cinta tak bertepuk I (6 years 3 weeks ago)

hehe. maaf, besok aakan dicoba diperbaiki. :)

Writer montinue
montinue at cinta tak bertepuk I (6 years 3 weeks ago)
70

lebih ke prosa ya... bahasanya bagus, diksinya enak, alurnya mantap, cuma lagi lagi kaidah penulisan.. sy ckup sensitip dgn hal ini,(hahaha macen guru bhs.ind) tanda tanya ga perlu di spasi, oiya cek dah, fikir atau pikir,

sy suka metafor malaikat dan roda roda itu, asik

#ToBeMontinue

Writer rury_bee@Yahoo.com
rury_bee@Yahoo.com at cinta tak bertepuk I (6 years 3 weeks ago)

trims :) hehe.. masalah itu mungkin karena suka ketiduran waktu plajaran b.indonesia. mohon bimbingan untuk cerita selanjutnya :)

Writer d.a.y.e.u.h.
d.a.y.e.u.h. at cinta tak bertepuk I (6 years 3 weeks ago)
70

narasinya cukup apik, aku suka dg pengulangan "... kelamku" (waha sok ngomentar nih :P), meski masih belum tahu ini maksudnya apa (iyalah tag-nya juga "cerita bersambung"). dari segi penulisan... apa setiap kalimat sengaja diawali dg huruf kecil? selain itu kiranya perlu diperhatian penggunaan imbuhan/kata depan "di" dan "ke" serta tanda tanya (pake spasi apa enggak, hayo...).

Writer rury_bee@Yahoo.com
rury_bee@Yahoo.com at cinta tak bertepuk I (6 years 3 weeks ago)

trims :) hehe. maaf ngiranya kayak di ms.word yang otomatis huruf besar di awal kalimat. maaf baru pemula :) akan banyak belajar lagi dam memperbaiki. mungkin pas ketiduran di kelas wktu bahas materi itu . hehe