[Tsuki] Cerpen Kopdar LCDP Surabaya 8 September 2013

Berlari menyusuri hutan, sesosok gadis berambut coklat melirik ke belakangnya. Busur siap di tangan dengan anak panah siap ditembakkan. Gadis itu tiba-tiba berhenti, busur teracung, namun terlambat, sebuah pedang menyeruak dari balik pohon dan merobek lengan bajunya.

Time out!!” Teriak gadis itu, “Mana ada orang boleh menggunakan pedang di ritual ‘Adu Panah’ seharusnya dari namanya saja kamu udah ngerti!”

Bocah yang kini berdiri mematung denga pedang masih teracung tidak langsung bereaksi. Ia tampak bingung, mengengkat sebelah alisnya, dan melirik ke segala arah mencari jawaban. Apa salahnya? Aturan mana yang melarangnya menggunakan pedang?

Lantas ia menunjuk seorang pirang beberapa meter di sebelahnya, “terus kenapa tuh orang pake nuklir? Dikira ini Perang Dunia II!?” sungusnya. Penuh emosi, Ia melempar pedangnya sekuat tenaga kea rah langit.

Ajaib, Seperti sebuah anak panah yang meluncur, pedang itu meluncur ke langit dan kemudian memakan korban tiga ekor burung yang kebetulan lewat. Sang gadis terpana dan kemudian mencari sang Juri yang ada di situ.

“Aha…Nona, Pedang itu masih kami hitung anak panah karena ia punya kemampuan untuk melesat dan mengenai target,” kata Sang Juri sambil menyeringai, “Sekarang bisakah kita lanjutkan pertandingannya?”

Sang gadis menghela nafas dan kemudian menatap kea rah nuklir yang siap ledak. Jadi selama benda itu bisa melesat dan mengenai target, benda itu dihitung anak panah? Gadis itu kemudian memungut sebuah batu di tanah dan melemparkannya ke arah sang bocah.

Pluk!

Dan sang bocah pingsan.

“Baik! Pemenangnya adalah sang Gadis!” Teriak sang Juri senang.

Sang gadis menyeringai lebar.

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
100

Eet dah! Panah, pedang... nuklir? XD

100

Akhirnya bisa login lagi... :))
Ceritanya jadi konyol semua yak...

80

logikanya nggak masuk sih menurut ane, jadi terasa agak dipaksakan ...
.
tapi, mengabaikan itu, ceritanya lucu.
yg bawa nuklir itu gmn nasibnya?

60

harusnya lucu nih, tapi... hehehe.

70

wkwkwkwk endingnya... XD ada bbrp typo, but overall... still nice...