Perihal Pagi

I.

seumpama kau matahari,

bangunkanlah aku lagi;

lewat suam kecup yang kusebut pagi.

 

II.

tak ada yang lebih puisi,

daripada air mata yang kau jatuhkan sendiri,

pada lembar pagi.

 

III.

bercahayalah, serupa pagi,

matahari atau wajah-wajah yang jatuh hati.

 

Jepara, 26 April 2014

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer erwandaersa
erwandaersa at Perihal Pagi (5 years 10 weeks ago)

Keren kak ;)

Writer dinialvionita
dinialvionita at Perihal Pagi (5 years 19 weeks ago)

sebuah pengharapan ketika pagi :)

Writer man Atek
man Atek at Perihal Pagi (5 years 19 weeks ago)
100

hm ... muantef, sipsip!

Writer mizu
mizu at Perihal Pagi (5 years 19 weeks ago)
80

puisinya keren..
harapan baru di awal hari

salam
^_^

Writer cahya
cahya at Perihal Pagi (5 years 20 weeks ago)
100

mungkin klo di yang ke II ga ada air mata, kayaknya bakalan jadi puisi yg romantis abis xixixixi, meski begitu ini keren ^^,
salam
cahya