-

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer arsenal mania
arsenal mania at - (4 years 4 weeks ago)

Tulisannya gak ada.
Terus mereka ngomenin apa?

Writer Shin Elqi
Shin Elqi at - (4 years 4 weeks ago)

Sudah dihapus Kang, atau ada konspirasi-tampilan di sini....

Writer Zarra14
Zarra14 at - (4 years 3 weeks ago)

Ada tapi tidak kelihatan, cuma orang-orang keren aja yang bisa baca :P *((lanjut menghilang))

Writer ilham damanik
ilham damanik at - (4 years 3 weeks ago)

Ternyata aku keren! :D

Writer suwokotumdex
suwokotumdex at - (4 years 8 weeks ago)
20

disimak..

Writer rian
rian at - (4 years 8 weeks ago)
80

Kata-katanya bagus. Tapi saya ngerasa cerpen ini agak datar, seakan 'menggampangkan' momen kesadarannya si Kamu. Yang saya tangkep sih, dari awal sampai menjelang akhir si Kamu cuma duduk-duduk merenung nginget masa lalunya, kemudian sadar. Mendadak si Kamu bisa mengalirkan pikirannya ke "bayangan pematang sawah yang kamu arungi suatu waktu di masa lalu, bersama teman-teman masa kecilmu." Alasannya mungkin "Segala tetek bengek akademikmu harus beres akhir bulan ini, namun jarimu tidak kunjung ingin bergerak untuk menyelesaikannya" juga, "dirundung kesal karena kehilangan kesempatan untuk memperoleh selembar tiket pewujud mimpi." Tapi saya ngerasa alasan-alasan ini masih belum cukup untuk bikin si Kamu tiba-tiba jadi kontemplatif, terus sadar kalau dirinya terlalu hedonis.

Tapi selain itu udah bagus.

Sekian.

Writer Zarra14
Zarra14 at - (4 years 7 weeks ago)

Oke dicatat.
Makasih udah mampir ya :3

Writer ilham damanik
ilham damanik at - (4 years 8 weeks ago)
100

Ah bikin flashback aja -_-
Makasih ya udah ngeposting tulisan sebagus ini

Writer Zarra14
Zarra14 at - (4 years 8 weeks ago)

Biasa saja~
Makasih udah mampir, ya :)

Writer Naomi Amaris
Naomi Amaris at - (4 years 9 weeks ago)
100

Salam Kak Zarra.
Penggunaan kata per kata, kalimat per kalimatnya bagus, dan manis. Amanat dan unsur kenangannya juga. Pertamanya saya juga bingung sih sebenarnya. Tidak usah dianggaplah, hehe. Keseluruhan ceritanya benar" terasa. Pada awalnya, saya merasa sebagai pihak yang bercerita. Eeh, tidak usah terlalu dianggap Kak. Setelahnya, saya juga merasa menjadi si kamu. Mohon maaf komentar saya jadi menyampah. Semuanya itu cuma pendapat subjektif saya. Mohon maaf kalau ada yang tidak berkenan. Tetap semangat Kak. Salam :)

Writer Zarra14
Zarra14 at - (4 years 8 weeks ago)

Salam juga.
Banyak deskripsi sampingan yang malah bikin tidak fokus, ya?
Makasih udah mampir, Naomi :D

Writer Nine
Nine at - (4 years 9 weeks ago)
100

Malam Zarr,
Ceritanya manis eeuuyyy,
Saya ngak tahu menempe sih masalah pov 2, pov 1 ama 3 sj sy belum becus. :) tapi, di sini, saya merasa menjadi si kamu kok. Dan kata2nya ngalir, ringan, sewet-sewet, vibrating lah, kompor gas meledak (y)
.
Unsur religi sama kerinduannya juga kerasa. Hanya, seperti yg dibilang thiya binti jumiya claudiya stephaniya serenity, awal-awal saya agak pusing mau dibawa kemana hubungan kita. Tpi overall ini manis bin ajib lah, hehe
Sori komenku ngalantur, lgi mabok kopi kyaknya--pdhal saya lgi minum teh -_-
.
Sekian dri saya Zarr,
Salam olahraga (y)

Writer Zarra14
Zarra14 at - (4 years 9 weeks ago)

Siang, kak nine, makasih udah mampir.
Hahahaha aduh kata-katamu XD
Sepertinya narasi di bagian awalnya memang membingungkan, ya.

Jangan kebanyakkan minum kopi, ntar kembung.
Salam balik \m/

Writer Thiya Rahmah
Thiya Rahmah at - (4 years 9 weeks ago)
100

Ada satu kejanggalan yang saya dapatkan:
mengetahui bukan kamu satu-satunya makhluk di muka bumi ini -setidaknya, di restoran ini- yang terpelosok dalam sepi. >>>penggunaan pemisah kalimat masih tidak benar. Seharusnya tandanya dua "--" bukan satu "-". Lalu, kata di awal dan akhir tanda "--" disambung dengan tanda bacanya.
Menjadi:
mengetahui bukan kamu satu-satunya makhluk di muka bumi ini--setidaknya, di restoran ini--yang terpelosok dalam sepi.
.
Penggunaan kata per katanya bagus. Kalimatnya asyik dan mengalir dibaca. Meski gaya tulisannya implisit, namun pesan dan makna tulisan baru 'menusuk' di paragraf akhir. Soalnya di awal-awal, saya cuma diajak 'jalan-jalan' dengan pemikiran tokoh tanpa tahu ke mana. Meski sudah diberi petunjuk di berbagai tempat. Agaknya, saya memang sedikit oleng saat membaca cerpen ini.
.
Oke, terus semangat menulis.

Writer Zarra14
Zarra14 at - (4 years 9 weeks ago)

Makasih udah mampir nak :D
Saya pernah lihat di beberapa novel, hanya menggunakan satu garis saja... Makasih udah ngasih tau, nanti saya cek ricek lagi ^^
Kenapa oleng?
Terus semangat menulis juga~

Writer Rf. Yanuar
Rf. Yanuar at - (4 years 9 weeks ago)
100

Dasar akunya telmi, mesti baca dua kali baru mengerti. Haha. Setelah paham, barulah termenung. Tak ada komentar lagi, selain terima kasih. Sebuah karya yang indah, penuh daya kontemplatif. Jelas ini bingkisan Idulfitri yang manis =).
.
Salam.

Writer Zarra14
Zarra14 at - (4 years 9 weeks ago)

Makasih udah mampir kak :D
Mungkin emang ceritanya kurang jelas jadi sulit dimengerti. Tidak disengaja bermaksud kontemplatif, tapi syukurlah kalau dirasa demikian.
Makasih udah mampir ya :D

Writer hidden pen
hidden pen at - (4 years 9 weeks ago)
100

uumm terasa beda ya jika memakai POV 2 , narasimu bagus
coba buatkan tentang pertengkaran warga komplek
wahhhh pasti seru nih
ehm ehm ya udah itu aja. hihihi

BTW
selamat hari raya idul fitri. mohon maaf lahir dan bathin
hihi
jika bertemu thiya, nine, naomi, bang hadjri dan lain-lain. sampaikan salam panah dariku

oke tante hihihi

YAPZ, kuserahkan masalah-masalah kepenulisan kepada komentator berikutnya.

Writer Zarra14
Zarra14 at - (4 years 9 weeks ago)

Makasih udah mampir bang :D
Hahaha, lagi suasana lebaran jangan bertengkar dulu (?)
Sama-sama, selamat idul fitri, mohon maaf lahir dan batin.
Salamnya sudah disampaikan ke nama-nama yang disebut di atas :D

Writer izaddina
izaddina at - (4 years 9 weeks ago)
90

Permisi, salken juga :))
Btw, ini pov 2 bukan? Aku suka banget XD Apa karena ramadhan lantas isinya religi? /bukan/
Tetapi sayangnya aku nggak bisa ngasih vote sepuluh. Kenapa? Karena menurut pembahasan di grup menulis wattpad pov 2 gak boleh melibatkan perasaan ataupun sok tau tentang masa lalu si kamu misalnya. *cmiiw* Pas aku nulis pov 2 dengan model kayak gini, langsung disalahkan :') /curcol/
Tapi udah bagus kok. Aku tidak menemukan typo (atau mataku yang kurang jeli). Sisanya tergantung member lain aja dah.
Terima kasih sudah mampir ke lapakku dan dibolehkan untuk komentar!

Writer Zarra14
Zarra14 at - (4 years 9 weeks ago)

Oh begitu ya? Saya baru coba-coba pakai pov ini, makasih sudah memberitahu dan makasih sudah mampir ^^