Hujan kini

Kemarin di mataku hujan sedang menari. Entah mengejek atau sekedar simpati. Harapan demi harapan meleburlah sudah. Untuk sesaat aku kehilangan orientasi waktu. Dan kini hujan terus meluruh seperti jarum yang disebarkan langit. Tiba2 aku merasa seperti kupu2 yang baru sobek dari kepompongnya. Dan kulihat tuhanpun mulai tersenyum

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer toebugz
toebugz at Hujan kini (3 years 35 weeks ago)
100

Hujan adalah waktu, bergerak searah :)

Writer iday ibanez
iday ibanez at Hujan kini (3 years 35 weeks ago)

Iya iya

Writer man Atek
man Atek at Hujan kini (3 years 35 weeks ago)
100

hm ... mantaf!

Writer climacus
climacus at Hujan kini (3 years 35 weeks ago)

Makasih dh mampir

Writer jalang
jalang at Hujan kini (3 years 35 weeks ago)

Entah mungkin karena puisi yang selalu tak mudah dipahami, ia selalu menyisakan tanya yang hanya terjawab oleh sang penulis. Overall, diksi nya indah.

Writer climacus
climacus at Hujan kini (3 years 35 weeks ago)

Oh makasih sarannya. saya emang kadang tidak peduli penulisan hihi

Writer rirant
rirant at Hujan kini (3 years 36 weeks ago)
90

Meskipun singkat namun padat makna. Namun aku rasa kurang maksimal karena ada kata yang disingkat dan kata 'Tuhan' yang tidak di kapital. Baidewai, salam kenal :D