Sang Hujan

Ada yang ingin segera tuntas
Saat langkahmu bergegas
Di wajahmu rasa cemas tak kunjung berkemas
Ketika satu demi satu tubuhku lepas

~

Perjalananku baru di mulai
Melintasi sepi, menuju kedalaman sunyi
Sesekali aku bertamu dan dengan tak
senonoh kau kadang memakiku
Kadang ingin kudinginkan bara di kepalamu
dengan tubuhku
~
Di wajahmu tubuhku pecah
Sedikit basah di kerah baju
Di hadapanku kau termangu
Ketika kutitipkan gigil padamu
~
Tatapmu menembus tubuhku
Barangkali ingin melihat dirimu dalam
tubuhku
Lantas kau beringsut sedikit menjauh " adakah yang pernah mengerti nyerimu ? "
katamu
" aku hanya penghibur, bagi mereka yang
berjalan dengan penuh kesanggupan "
jawabku

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer Renshirenshi
Renshirenshi at Sang Hujan (2 years 26 weeks ago)
90

sukaakk

Writer milisi
milisi at Sang Hujan (2 years 23 weeks ago)

terimakasih

Writer man Atek
man Atek at Sang Hujan (2 years 32 weeks ago)
100

Deres!

Writer milisi
milisi at Sang Hujan (2 years 23 weeks ago)

terimakasih

Writer niNEFOur
niNEFOur at Sang Hujan (2 years 33 weeks ago)
90

Mantap, setuju sama yg di bawah..

Writer milisi
milisi at Sang Hujan (2 years 23 weeks ago)

terimakasih

Writer oito
oito at Sang Hujan (2 years 33 weeks ago)
80

secara harifah puisi ini bagus, tetapi benar apa yang dikatakan che aulia

Writer milisi
milisi at Sang Hujan (2 years 23 weeks ago)

perlu di rapikan gtu ya

Writer che.aulia
che.aulia at Sang Hujan (2 years 33 weeks ago)
70

Setiap kaoimat tanya mengalami missing pada pilihan kata kata tiap baris.
Secaa keseluruhan puisi ini mantap.

Keep spirit.

Writer milisi
milisi at Sang Hujan (2 years 23 weeks ago)

terasa tergesa posting ya hehe, makasih koreksinya