Hujan

hujan membatu terendap dalam kalbu
saat celah celah pilu menatap sendu
keluhmu setinggi semak perdu

hujan mengendap dalam pengap
seperti ingin mendekap
sampai terlelap

hujan terus saja
turun sekenanya
angkuh, ia menyapa
hati yang gulana

dan hujan tak kunjung reda

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer byoungcarerock
byoungcarerock at Hujan (17 weeks 5 days ago)

emejing sekali galaunya.

lama ta' jumpa, sekali baca puisi buatanmu yg galau hhiiihi

jangan biarkan hujan membatu dalam kalbu, apalagi smpai angkuh menyapa hati yg gulana. biarkan hujan itu menderas dalam kalbu..spy menjernihkan.

Writer nazokagi
nazokagi at Hujan (6 days 12 hours ago)

terimakasih.
jernih sudah ini kepala.
lama g nulis emang :D

Writer AL_paper
AL_paper at Hujan (37 weeks 5 hours ago)
100

Sederhana tapi dalam maknanya...

Writer nazokagi
nazokagi at Hujan (6 days 12 hours ago)

terimakasih.
jangan sampai tenggelam ya

Writer nusantara
nusantara at Hujan (38 weeks 1 day ago)
70

wih, ini bagus.

Writer nazokagi
nazokagi at Hujan (6 days 12 hours ago)

terimakasih