Karya Fiksi Enggak Bisa Bohong

Ia menangis ketika mamanya pergi bekerja. Ia menangis ketika Mama dan Papa bertengkar. Ia menangis ketika memasuki kamar Simbok. Ia terus menangis sembari ditepuk-tepuki Simbok sampai ketiduran.

Dengan teman-temannya pun ia tidak dapat bergaul dengan luwes. Ia lebih suka menyingkir daripada membalas atau sekadar menahan perkataan mereka tentang dirinya.

Ia malu menjadi anak laki-laki yang sensitif. Ia ingin menjadi seperti robot: besar, kuat, dingin, tidak berperasaan. Ia menjadi terobsesi pada robot. Ia suka menonton kartun robot di televisi. Ia mulai menggambar robot. Lama-lama gambarnya berkembang menjadi komik.

Dalam komiknya, ia malah membuat karakter robot yang punya hati dan bisa menangis.[]

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
100

Berkunjung kembali ke sini setelah sekian lama demi menengok tulisan-tulisan lama.

Dan ku melihat nama d.a.y.e.u.h!!!

Apa kabar kak daeyeuhhh??!! Entah masih ingat diriku apa tidak tapi semoga kak dayeuh sehat selalu :) Seneng lihat masih ada kawan lama yang berkarya di sini, ga nyangka sekarang Kekom sesepi ini.

Writer d.a.y.e.u.h.
d.a.y.e.u.h. at Karya Fiksi Enggak Bisa Bohong (8 weeks 12 hours ago)

heeeeeiiii, tentu saja ku masih mengingat dirimu cherryblossoms XD apa kabarmu? semoga sehat selalu juga, ya, aamin. masih menulis? aktif enggak di platform menulis yang lain?

aamiin alhamdulillah, kak :D

masih aktif nulis tapi lebih ke blog sekarang. kak dayeuh punya wordpress gak ? sekarang aktif di platform menulis apa ajaaa ?

syukurlah :)
oooh, ada blog baru atau masih blog yang dulu?
wordpress ada: berjurnalitan.wordpress.com
lagi coba di St*r**l, wkwkw.
dirimu ada di sana juga, enggak?

iiih aku ada di st***** juga wkwkwk
cuma ga seaktif waktu nulis di sini dulu

btw aku follow wordpressnya, folback kak hehe

blog yang dulu (blogspot) udah ga aktif lagi, aku aktif di wordpress

Writer nusantara
nusantara at Karya Fiksi Enggak Bisa Bohong (11 weeks 4 days ago)
70

bagus..
soal robot yang punya hati dan bisa menangis itu kayak film kartun dari komik yang kayak balon itu, ya?
bikin yang serupa gitu misalnya tar jadi bentuk macam-macam juga dan sesuatu yang serupa gitu biasanya ga dibilang pengekor tetapi terinspirasi dan bagaimana bila dalam suatu penulisan? pun sama mungkin, ya..
jadi ibarat macam bentuk ponsel, misalnya ketika awal booming ponsel layar sentuh yang membuat ponsel qwerty ilang di pasaran, pasti ada yang pertama dan lainnya mengikuti.. jadi banyak ragam layar ponsel dan itu bukan plagiat walaupun tekno;oginya mirip-miripan..
nah, kalau misalnya dalam suatu karya tulis terus ada kemiripan-kemiripan anehnya suka ada gosip plagiat gitu padahal bisa jadi karena terinspirasi dan banyak yang mengikuti..
aduh, sekali lagi ini saya komentar ga nyambung kayaknya ini sama isi cerpen..
akakakakak
cuma asal komentar aja,
kkkkkk

Writer d.a.y.e.u.h.
d.a.y.e.u.h. at Karya Fiksi Enggak Bisa Bohong (8 weeks 12 hours ago)

enggak ngerti sih, tapi makasih udah meramaikan :D