2013

Seberapa baik membaca via internet tak pernah kuketahui pasti efeknya, aku hanya ingin membaca saja untuk memenuhi hasrat keingintahuan yang begitu tinggi. Bukan hanya karena bermimpi aku menjadi sering membaca tulisan milik siapa saja, di blog demi blog yang tak henti-hentinya itu semuanya random, aku tak pernah memilih-milih blog milik siapa yang penting kubaca saja, tak jelas menuruti kata hati yang penting kubaca saja. Pada tahun 2013 itu, aku pernah membaca blog gara-gara minum es teh rasa vanilla.

Seperti biasanya aku menghabiskan waktu menonton film dvd yang ingin kutonton, beli yang bajakan tapi gambar sudah ori dan yang terpenting terjemahnya bagus sebab aku tak ahli bahasa inggris. Tapi bukan itu yang ingin kuceritakan, aku ingin bercerita tentang bagaimana aku membaca di internet. Waktu itu, setelah beli dvd harga enam ribuan, aku beli es teh rasa vanilla. Setelah menonton film, aku langsung ingin internetan dan tertarik dengan kata "vanilla". Rasa es teh yang kubeli itu membuatku ingin membaca. Dan, aku mulai membaca dengan kata "vanilla".

Kemudian aku membaca blog pagi cha. The vanilla one pagi cha. Aku membaca artikel itu. Tentu penyadap ponselku juga membaca apa yang kubaca, mereka juga membaca blog pagi cha. Siapa penyadap ponselku di tahun 2013 itu? Entahlah. Who is the suspect? Entahlah.

Aku membaca semua tulisan pagi cha. Semuanya. Bukan karena aku mengenalnya tapi karena ingin membaca saja. Pastinya kalian takkan tahu apa yang sudah dilakukan oleh penyadap ponselku itu selain mereka bergibah dan hendak menebar fitnah. Untukku bukan untuk pagi cha. Fitnah itu yang mereka buat dan sebar adalah untukku. Itu di tahun2013.

Satu ditambah satu sama dengan tanda tanya. Aku membaca tulisannya dan itu salah satu yang masih kuingat. Apakah kalian tahu bahwa aku membaca blog pagi cha dan semuanya kubaca pada waktu tahun 2013 dan sampai kini aku mengingat blog pagi cha itu? Padahal aku di tahun sekitar 2013, kalau tidak lupa itu juga,membaca banyak blog dan yang kuingat sampai kini hanya blog pagi cha itu untuk tahun 2013-2015. Kebiasaan membaca di internet via ponsel itu terhenti setelah banyak hal di tahun 2014-2015 dan bahkan sekarang aku tak menggunakan ponsel gara-gara mereka, si komplotan penyadap ponsel, yang menebar fitnah. It's true.

Aku merasa menjadi korban dari segelintir orang iseng dan akhirnya mereka yang iseng itu tak lagi iseng melainkan lebih dari iseng dan bahkan masuk kategori bukan iseng. Sudah melewati batas kewajaran. Membaca bukan kejahatan tapi aku diteror karena membaca sejak 2013. Aku merasa sendiri. Tapi aku tahu aku tak sendiri. Ada Tuhan. Allah mengetahui segalanya walaupun itu tersembunyi atau disembunyikan di dalam dada-dada manusia.

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer nusantara
nusantara at 2013 (11 weeks 3 days ago)

sepertinya itu tahun 2014 tetapi sepertinya 2013, berarti aku agak lupa..
bukan itu intinya.