tentang aku, rosa mungkin kamu

rose:what a love..

aku tak pernah tahu apa rasanya cinta? Asinkah? Maniskah? Bahkan pahitkah? Hanya saja aku pernah berdebar dalam dada ketika sebulan tak bertemu dengan rosa, teman sekelasku.

Liburan panjang kenaikan kelas membuatku tak bertemu dengannya. Liburan kuanggap momen paling menyedihkan dalam hidupku.

Dikala hati ini ingin di siram dengan lenguh nafas dan makian rosa di kelas justru membuatku kering bagai bolu yang baru keluar dari oven.

Setiap hari dalam liburan kali itu kuhabiskan dengan melamun, menggambar segaris wajah itu dalam benak, membuat kata2 konyol obat pelipur lara-ku.., hatiku sungguh kesal dan tak menentu, sungguh kesal mengapa ada liburan sekolah selama ini. Hatiku galau ingin bertemu rosa si cerewet nan manis penuh dambaan hati ini.

Aku duduk di belakang rosa ketika itu, keisengan pertama padanya kutarik rambutnya yg selalu di kepang satu atau dua.., rambutnya wangi…mmmmh…ingin kuisap terus aroma rambutnya.., aku selalu di maki dan di pukul bahu ku…sakitt tapi aku suka.. :D:D

Keisengan kedua aku selalu meminjam penghapus, penggaris, pensil tanpa izin…trus aku bawa pulang…kujadikan pengganti poto rosa di meja belajarku…, dia tak pernah tahu..

Keisengan berikutnya aku selalu mengambil buku LKS nya, ku salin semua jawaban di bukunya…lalu aku di lempar kamus JS Badudu yg tebal itu…, pinjam buku tanpa izin..ambil langsung di kotak mejanya…sakit sih tapi suka...aku mulai ketagihan..

Kemudian ia tak masuk kelas, izin sakit dalam surat keterangannya. Semua pelajaran hari itu tak pernah hinggap di otak ku yg suci ini, otak yg tak pernah ku pakai berpikir dalam-dalam…aku merasakan ada yang hilang…hingga suatu waktu aku memastikan aku rindu pada rosa…aku ketergantungan padanya…pada makian dan sabetan-sabetan benda tumpul juga pukulan tangannya yang halus di bahuku…

Liburan sebulan ini sungguh menyiksa…, pernah berpikir untuk kerumah rosa saja. Tapi itu sungguh musykil aku tak memiliki keberanian yang cukup untuk itu. Aku selalu takut, takut di usir dari rumahnya, takut pada keluarganya, takut malu, takut pokoknya semua ketakutan hinggap di hatiku ketika berpikir untuk menemuinya…

Hingga suatu ketika, ada yang bertamu kerumahku seorang tante-tante dengan pakaian terang, dandanan menor, rambutnya dicat merah, diiringi seorang gadis kurus, berambut pendek seperti lelaki, cukup cantik dan laganya itu sangat tomboy sekali…

Kerabat mama-ku dari solo…yang tinggal di palmerah. Aku disuruh menemani si eny di ruang keluarga ketika mama-ku dan tante elis melepas kangennya dengan bergosip dan saling bertukar cerita..

Kuajak saja dia main Nintendo, street fighter. Sial juga anak ini, aku selalu kalah padahal aku sudah pakai jagoan ku “ken”. Senyuman dia bahkan tidak bisa tersenyum, anak gadis itu bukan tersenyum, tapi membuka mulutnya lebar-lebar ketika dia menertawakan kekalahanku…sungguh membosankan anak tante elis ini…

Kusudahi saja Nintendo, ku ajak ia ke mall dekat rumahku. Hanya tiga blok dari sini. Ku ajak makan ice cream roti yg terkenal itu. Ternyata eny anaknya tak tahu malu. Ia habiskan tiga mangkuk gelas ice cream. Dua pesanan nya dan satu milik ku yg belum sempat habis…

Untungnya aku menganggap ia lelaki, jadi aku tak terlalu jijik pada ke-marukannya..

Di seberang mejaku…ada gadis manis, cantik bak bidadari, di kepang dua dengan anak lelaki gendut, pipinya kemerahan, keringat mengucur deras di kening anak itu…namun begitu lahap mirip si eny tomboy ini cara makan ice creamnya…

Dadaku berdebar keras…hampir2 saja aku histeris melihat gadis di seberang sana itu. Keringat dingin mengucur di tubuhku. Ah mengapa aku seperti ini. Itu kan hanya rosa teman sekelasku…ah..mengapa ini…deburan ombak kuta bali tak lebih kencang dari deburan nafasku…aku kalut sesaat…aku histeris ingin ku teriakkkk…rosaaaaaaaaaa aku rinduuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu………

Rose: its not 2 wet

Keringat dingin mengucur, ketiak ku basah. Si eny teriak dengan keras…”kak, jorok banget sih, masa udah gede ketiaknya basah getooo..” buseet ini anak…aku hanya bisa membathin dalam hati..supaya si eny di samber gledek saja.., mulutnya itu lho…ya ampun. Tragis sekali diri ini, orang2 di restaurant ice cream itu berhasil di provokasi oleh teriakan si eny, mereka serentak melihat kearah ku lalu ke ketiak ku…ampuuun…

Dasar bodoh, langsung saja kutarik tangan si eny. Ku pegang dengan keras, dan ku berlari sekencang2nya. Keluar area mall…Tuhan selamatkan aku…

Masih terngiang suara panggilan ketika aku keluar melewati pintu restaurant ice cream itu…bagai echo selalu terngiang di telinga ku…”oki….ki…ki…”

Itu seperti suara rosa, ah bukan…ah iya…ah bukan…bathin ku mulai berperang…, masa ada orang yang kenal denganku, aku kan idiot?? Tapi mana mungkin rosa memanggilku, dia kan benci aku…makanya memang rosa yg memanggil…tidak mungkin, tidak mungkin dia benci aku…, bodoh sekali kamu, siapa lagi di situ yang kenal kamu…ah diam-diam-diam kalian semua…., ku stel saja cd-ku sekencang2nya…lagu bon jovi…

If you don’t love me…lie to me…cause you’re the one thing I believe…

Kalau itu benar rosa, sumpah ketiak ku tidak basah seperti yang eny teriakan, sumpah rosa….aku tidak sejorok itu…

bersambung...

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer Kirara
Kirara at tentang aku, rosa mungkin kamu (11 years 31 weeks ago)
70

Buatku kalo baca itu yang penting gaya penulisan n ide ceritanya lancar.good work! EYD meski nggak terlalu mengganggu, tapi emang harus diperhatiin.

Writer chango_arsyad
chango_arsyad at tentang aku, rosa mungkin kamu (11 years 34 weeks ago)
40

Cerita se lumayan, hanya saja penulisan yang ancur abisssss

60

Contoh yang dimaksud Griffin:

pelipur lara-ku (pelipurlaraku)
rosa (Rosa)
:D:D (apa artinya?)
.. (titik cukup satu untuk mengakhiri kalimat)
di maki (dimaki)
mama-ku (mamaku)
eny (Eny)
ke-marukannya (kemarukannya)
pesanan nya (pesanannya)
elis (Elis)

dan seterusnya

Overall... nice

Writer Farah
Farah at tentang aku, rosa mungkin kamu (12 years 36 weeks ago)
80

beneran deh ga buruk ko,,,klo udah nyangkut soal eyd sih emang susah euy,,,cerita mu ngalir koqs,,,cuman aku nungguin kelanjutannya neh,,,,,mana coba,,,???? udah di submit kah tapi aku belon liat karena nilainya langsung ngelonjak naik ato gimana neh??? aku setuju ma vivaldi,jangan garing yah akhirnya,,,keep rockin ;>

Writer argha
argha at tentang aku, rosa mungkin kamu (12 years 37 weeks ago)
70

terusin dong!!

Writer v1vald1
v1vald1 at tentang aku, rosa mungkin kamu (12 years 37 weeks ago)
80

Ceritanya mengalir ringan, sempat penasaran spt apa penulis akan mengakhiri cerita, eh ternyata, bersambung...
Aku sungguh2 berharap akhir cerita tidak 'jayus'. Sayang soalnya, karena dari awal, penulis sudah dengan sangat baik memulai dan merangkai ceritanya...

Writer seken
seken at tentang aku, rosa mungkin kamu (12 years 37 weeks ago)

kasih tau dunk om..musti gimana? makasih komennya

Writer F_Griffin
F_Griffin at tentang aku, rosa mungkin kamu (12 years 37 weeks ago)
20

Sebagai awalan cerita yang bersambung, awalan yang buruk.
Pemotongan cerita yang buruk.
Ejaan yang buruk.
Penulisan yang buruk.
Ide cerita mungkin bagus, tapi yang jelas perlu banyak latihan menulis lagi.
Saya sarankan untuk berinvestasi pada sebuah buku kecil yang berkesan tiada arti, EYD oleh J.S. Badudu. Bukannya saya mencemooh, tapi ini adalah langkah awal yang sangat berharga. Dasar yang kuat adalah dasar yang bagus.